Terduga Pelaku Penganiaya Bantah Biker di Probolinggo Tewas Karena Ditendang

M Rofiq - detikJatim
Rabu, 10 Agu 2022 02:01 WIB
Mulyono
Foto: Mulyono (M Rofiq/detikJatim)
Probolinggo -

Kasus meninggalnya Kusman (62), seorang pemotor yang mengalami kecelakaan di Jalan KH Hasan Genggong, Kota Probolinggo diselidiki polisi. Korban diduga meninggal setelah dianiaya seorang pengendara motor yang ditabraknya.

Terduga penganiaya yakni Kasiama (57) warga Desa Dusun Siwalan, Desa Kedung Dalem, Dringu, Kabupaten Probolinggo. Melalui Mulyono, penasihat hukumnya, Kasiaman membantah melakukan penganiayaan usai kecelakaan kepada Kusman.

Mulyono menjelaskan Kusman diketahui usai menabrak kliennya masih berdiri. Antara kliennya dan Kusman selanjutnya terjadi cekcok. Ia juga membenarkan bahwa kliennya melakukan tendangan ke Kusman. Tapi tendangannya itu tidak sampai kena badan Kusman.

Mulyono menambahkan saat kejadian, kliennya juga diketahui mengenakan baju gamis. Sehingga kliennya dinilai tak bisa menendang karena geraknya terbatas karena pakaian itu. Menurutnya, pihaknya juga mempunyai saksi terkait peristiwa tersebut.

"Korban Kusman, setelah kecelakaan berdiri, akhirnya klien saya ini terlibat cekcok adu mulut, dan sempat menendang, namun tidak mengenai korban," terang Mulyono, Selasa (9/8/2022).

"Tak lama Kusman ini jalan dan tiba-tiba kejang-kejang. Tapi meninggalnya bukan karena ditendang (Kasiama)," imbuh Mulyono.

Kustiomono, salah satu saksi dari pihak Kasiama membenarkan yang dipaparkan Mulyono. Kustiomono menyebut antara Kusman dan Kasiama sempat cekcok. Namun setelah itu sudah selesai.

"Setelah cekcok itu, semuanya clear, dan saya balik ke sekolah dan tak beberapa lama, anak saya bilang bahwa laki-laki tersebut kejang, kemudian saya bersama warga membawa bersama-sama ke Puskesmas Sukoharjo, dengan menggunakan pikap terus dirujuk ke RSUD," jelas Kustiomono.

Terpisah, anak pertama korban Kusman, Dewi Kusmawati, menyebut ayahnya memang memiliki riwayat penyakit jantung. Namun ia tetap menduga meninggalnya ayahnya karena dianiaya oleh Kasiama.

Dewi juga merasa heran dengan aksi Kasiama. Sebab ayahnya telah meminta maaf setelah kejadian. Namun tetap saja ditendang hingga kejang-kejang.

"Sudah meminta maaf, kok dianiaya, kata saksi yang melihat saat itu, ada penendangan di alat vital ayah saya sampai kejang-kejang," tutur Dewi.

Sebelumnya, polisi tengah menyelidiki kasus meninggalnya seorang pengendara motor di Kota Probolinggo. Korban diduga meninggal karena mengalami penganiayaan usai terlibat kecelakaan.

Korban Kusman (62), warga Dusun Krajan, Kelurahan Kedung Supit, Wonoasih, Kabupaten Probolinggo. Korban diketahui meninggal saat dalam perawatan di IGD RSUD dr Mochamad Saleh.

Kecelakaan sekitar pukul 13.00 WIB ini bermula saat korban mengendarai motor Honda PCX nopol N 3804 QT, berjalan dari arah selatan menuju utara.

Sesampai di TKP, Jalan KH Hasan Genggong, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, motor korban terlibat senggolan dengan motor lain yang dikendarai oleh seorang guru perempuan yang hendak menyeberang. Akibat senggolan itu, kedua pengendara motor terjatuh.



Simak Video "Prajurit TNI AL dan Istri Korban Truk Pertamina Dimakamkan Secara Militer"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)