Ayah Buang dan Ngaku Temukan Bayinya Sendiri Terancam Hukuman Berat

Ayah Buang dan Ngaku Temukan Bayinya Sendiri Terancam Hukuman Berat

Muhajir Arifin - detikJatim
Jumat, 03 Jun 2022 19:11 WIB
Bayi dibuang di Pasuruan
Bayi yang dibuang di Pasuruan (Foto: Muhajir Arifin/detikJatim)
Kota Pasuruan -

Polisi masih melakukan pemeriksaan pada F (18), ayah yang membuang dan mengaku menemukan bayinya sendiri. Polisi menyebut, F terancam hukuman berat.

"Perbuatan F diduga melanggar Pasal 82 UU RI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Bima Sakti Pria Laksana, Jumat (3/6/2022).

Pasal 82 (1) UU RI No. 17 tahun 2016, berbunyi: setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76e dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

Lalu, pasal 76e, berbunyi: setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul.

Namun, Bima menyebut saat ini F belum ditetapkan sebagai tersangka. Statusnya masih saksi.

"Saat ini F masih berstatus saksi," terang Bima.

Diketahui, bayi itu merupakan hasil hubungan di luar pernikahan antara F dan pacarnya, gadis berusia 16 tahun. Keluarga pacar F juga dihadirkan sebagai saksi.

Sebelumnya, seorang pria mengaku menemukan bayi laki-laki dalam kardus tanpa sehelaipun benang. Bayi itu ia temukan di pinggir sungai areal persawahan belakang Gudang Bulog Gadingrejo, saat ia mencari burung, Rabu (1/6/2022).

Pria berinisial F, warga Kota Pasuruan itu menyerahkan bayi yang masih memiliki tali pusar itu ke warga sekitar. Warga yang menerima bayi itu kemudian melaporkan penemuan bayi ke polisi. Bayi yang dalam keadaan sehat itu langsung dibawa polisi ke RSUD dr R Soedarsono, agar mendapatkan perawatan.

Berdasarkan penyelidikan polisi, akhirnya diketahui bayi itu merupakan anak F. F mengaku mengarang cerita soal penemuan bayi dalam kardus di areal persawahan.



Simak Video "Perempuan Berdaster Tewas Tertabrak KA Probowangi di Pasuruan"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/iwd)