Pelaku Pembunuhan di Jember Ditangkap Setelah 10 Tahun Kabur ke Malaysia

Deny Prasetyo Utomo - detikJatim
Rabu, 23 Feb 2022 19:25 WIB
NS pelaku pembunuhan di Jember
NS pelaku pembunuhan di Jember/Foto: Deny Prastyo Utomo/detikjatim
Surabaya -

Polisi menangkap pelaku kasus pembunuhan berencana yang terjadi di Jember. Pelaku ditangkap setelah hampir 10 tahun melarikan diri.

Pelaku yakni NS (50 )warga Jember. NS merupakan salah satu pelaku pembunuhan yang terjadi di Jember pada tahun 2011 silam.

Pelaku ditangkap Subdit III Jatanras Polda Jatim pada Rabu (16/2). Selama ini pelaku melarikan diri dan bersembunyi di Malaysia selama 10 tahun.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Lintar Mahardono menjelaskan pembunuhan itu terjadi karena dipicu saling ejekan terkait beras untuk warga miskin (raskin). Karena tersinggung dengan ejekan korban, pelaku kemudian merencanakan membunuh korban.

"Dipicu salah ngomong, antar teman masalah olok-olokan rebutan raskin (beras untuk keluarga miskin). Sehingga yang bersangkutan tersinggung, menyangkut harga dirinya dia (pelaku) merencanakan melakukan pembunuhan tersebut," ungkap Lintar kepada wartawan saat rilis di Polda Jatim, Rabu (23/2/2022).

Pada saat melakukan pembunuhan, Lintar menyebutkan pelaku NS tidak sendirian. Pelaku dibantu satu orang pelaku lainnya yang saat ini juga masih buron.

Lintar menambahkan pembunuhan saat itu terjadi setelah korban dipancing keluar rumah. Setelah di luar, korban lalu dilempar bondet dan dibacok hingga tewas.

"Jadi dipancing dulu (keluar rumah), dengan dilempar bondet dulu. Dia (korban) lari baru kemudian di bacok di rumah," papar Lintar.

Menurut Lintar, pelaku NS merupakan eksekutor pembunuhan. Dalam aksinya ini, NS menyabet punggung korban dengan celurit hingga tewas. Usai membunuh, keduanya pelaku kemudian melarikan diri ke Negeri Jiran.

"Setelah itu, dua-duanya ( pelaku ) kabur ke Malaysia. Intinya adalah dia melarikan diri dari jeratan hukum. Ketika pelaku utamanya kembali kita tangkap. 10 tahun baru terungkap," tutur Lintar.

Selain menangkap NS, lanjut Lintar, pihaknya juga menyita bom bondet di rumah pelaku. Akibat perbuatannya, pelaku kini dijerat Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP tentang Tindak Pidana Pembunuhan Berencana.



Simak Video "Pengacara Keluarga Brigadir J Penuhi Panggilan Pemeriksaan di Bareskrim"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)