Round-up

Ketika Wanita di Surabaya Nekat Curi Tali Pocong Demi Ilmu Hitam

Tim detikjatim - detikJatim
Sabtu, 12 Feb 2022 09:23 WIB
Seorang wanita di Surabaya mengaku pernah mencuri tali pocong jasad orang yang meninggal malam Jumat Legi. Kepada detikjatim, ia menunjukkan tali pocong hasil curiannya.
Tali pocong yang dicuri NCH (45)/Foto: Tim detikjatim
Surabaya -

Seorang wanita di Surabaya mengaku pernah mencuri tali pocong jasad orang yang meninggal malam Jumat Legi. Kepada detikjatim, ia menunjukkan tali pocong hasil curiannya.

Wanita ini berinisial NCH (45). Ia berdomisili di Surabaya, namun ber-KTP Jakarta.

"Iya betul. Saya pernah mencuri tali pocong. Ini tali pocongnya. Ini tali pocong jasad perempuan yang meninggal kecelakaan di malam Jumat Legi," kata NCH, Jumat (11/2/2022).

Ia juga mengaku sadar saat melakukan aksi pencurian tali pocong tersebut. Menurutnya, ia masuk ke area makam dan menggali kuburan hanya dengan kedua tangannya.

"Guru saya menemani di luar area makam. Ia menjaga-jaga agar misi saya berhasil. Saya mendapat kekuatan besar ketika melakukan pencurian. Sehingga bisa menggali kuburan hanya dengan kedua tangan saya. Saya melepas ikatan tali pocong dari jasad dengan gigi," terangnya.

Tali pocong tersebut tetap ia gigit sambil merapikan kembali kuburan tersebut. Sehingga aksi pencurian tali pocong itu tidak diketahui siapa pun.

"Yang tahu hanya saya dan guru saya yang sudah meninggal selama ini," tambahnya.

NCH lama tinggal di Jakarta. Ia punya banyak guru. Salah satu guru waktu itu meminta dia mencuri tali pocong.

"Lalu, kami mendengar kabar ada perempuan yang meninggal pada malam Jumat Legi. Kami langsung mendatangi sebuah desa di Kabupaten Lebak, Banten," imbuhnya.

Aksi pencurian tali pocong itu terjadi pada 1998. "Waktu itu saya masih remaja kira-kira. darah muda saya masih bergejolak. Apa yang diminta sang guru saya lakukan," terangnya.

Waktu itu ia ingin menyempurnakan ilmu hitam. Ilmu hitam yang dimaksud seperti santet, pelet dan aksi membahayakan orang lainnya. Ia lebih senang menyebutnya ilmu jalur kiri.

"Iya waktu itu saya mencuri tali pocong disuruh guru saya untuk menyempurnakan ilmu kiri (ilmu hitam)," kata NCH.

Setelah aksi pencurian tali pocong itu, penyesalan sempat menghantui dirinya. Ia mengakui itu salah.

"Iya menyesal itu pasti ada. Apalagi ketika kita tahu bahwa arwah pemilik tali pocong datang ke kita," ujarnya.

Mengatasi hal itu, NCH mengaku memilih berdamai dengan arwah itu. Sejak saat itu iya menyisipkan namanya dalam doa.

Apakah ada rencana untuk mengembalikan tali pocong itu? "Kayaknya nggak deh. Sudah lama juga kejadiannya. Sekarang kita sudah berdamai. Saya mendoakan dia saja," pungkas NCH.



Simak Video "Museum Ini Pamerkan Tali Pocong hingga Keranda Mayat, Berani Mampir?"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/sun)