Dua Anak Lamongan di Bawah Umur Tusuk Seorang Pemuda Gegara Perempuan

Eko Sudjarwo - detikJatim
Senin, 31 Jan 2022 16:44 WIB
penusukan di lamongan
Barang bukti penusukan (Foto: Dok. Polres Lamongan)
Lamongan -

Dua anak di bawah umur di Lamongan terpaksa harus berurusan dengan polisi. Mereka telah melakukan penusukan terhadap seorang remaja lain karena persoalan perempuan.

Dua pelaku adalah AB (17), warga Widang, Tuban dan MR (15), warga Babat. Mereka menusuk (18), warga Modo di Jalan Raya Babat-Jombang, tepatnya di Karangkembang, Babat, Sabtu (29/1) dii hari.

"Kedua pelaku berhasil kita amankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan di unit PPA," kata Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana kepada wartawan, Senin (31/1/2022).

Mika mengatakan penusukan ini dipicu ketersinggungan dan persaingan untuk memperebutkan seorang wanita. Sebelum kejadian, ungkap Miko, malam itu 2 pelaku sedang ngopi di salah satu warung di Pasar Babat. Selang beberapa menit muncul korban mengendarai mobil Daihatsu Gran Max nopol S 9092 JD berknalpot brong. Korban, lanjut Miko, ketika itu berhenti untuk mencari seorang perempuan dan bermaksud menjemput karena baru saja mengantar adiknya.

"Karena korban tidak ketemu perempuan yang diakui sebagai calon istrinya itu, korban langsung balik kanan dan memutar balik mobilnya sembari menggeber suara knalpotnya. Nah di situlah menurut pengakuan pelaku, muncul ketersinggungan dan kecurigaan kedua pelaku terhadap korban," paparnya.

Dari pemeriksaan, 2 pelaku mengaku tersulut kemarahannya kemudian meminjam motor temannya untuk mengejar korban ke arah selatan jalan Jombang. Kapolres menyebut, ada 2 alasan mengapa kedua remaja itu mengejar korban, yaitu marah karena bleyer-bleyer mobilnya ketika balik kanan dan alasan lainnya pelaku ingin melindungi perempuan yang dicari korban.

"Begitu berhasil mengejar korban, pelaku langsung menghentikan mobil korban tepat di jalan Babat-Jombang dan saat dihentikan itu ternyata korban seorang diri. Pelaku kemudian menyeret paksa korban keluar dari dalam mobil dan menganiayanya," tandasnya.

Peristiwa yang berlangsung dini hari itu diketahui 2 orang saksi, yaitu Tholib (30) dan Wanto (32) yang langsung melerai ulah brutal pada korban yang selanjutnya membawa korban ke Rumah Sakit Muhammadiyah Babat untuk mendapatkan perawatan medis. Tak puas dengan memukuli korban, salah satu pelaku, AB (17) menusukkan badik yang diambilnya dari balik bajunya sebanyak 2 kali ke arah perut dan pinggang kanan korban.

"Penyidik masih mendalami dua alasan pelaku tersebut sementara anak perempuan yang menjadi saksi mengakui kalau korban adalah calon suaminya," terang Miko.

Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Yoan Septi Hendri menambahkan pihaknya akan memproses hukum kedua pelaku sesuai prosedur dan keduanya juga sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kedua tersangka, tegas Yoan, akan dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) Undang-undang Darurat nomor 12 Tahun 1951 Jo Pasal 170 KUHP tentang barang siapa yang tanpa hak menguasai, membawa atau mempergunakan suatu senjata penikam atau senjata penusuk dan atau secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang.

"Kami mengamankan barang bukti 1 kaos putih dan celana pendek coklat muda yang terdapat bercak darah milik korban, 1 buah senjata tajam berupa Badik, 1 sweeter kaos warna merah dan 1 unit sepeda motor Honda Scoopy nopol S 2874 MX yang dipakai tersangka," pungkasnya.



Simak Video "Dua Pria di Jembrana Bali Duel, 1 Luka Tertikam Sajam"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)