31 Paket Sabu dan Pil Koplo Gagal Diselundupkan ke Lapas Tulungagung

Adhar Muttaqien - detikJatim
Jumat, 21 Jan 2022 20:23 WIB
penyelundupan sabu ke Lapas Tulungagung
Sabu yang diselundupkan disembunyikan di dalam wadah sabun cair (Foto: Dok. Lapas Tulungagung)
Tulungagung -

Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tulungagung menggagalkan upaya penyelundupan sabu ke dalam lapas melalui barang titipan. Sabu itu dimasukkan ke dalam botol sabun cair.

Kepala Lapas Kelas II B Tulungagung Tunggul Buwono mengatakan penggagalan itu dilakukan petugas lapas pada Kamis (20/1/2022) sekitar pukul 11.00 WIB. Dari pengungkapan itu, petugas mendapatkan barang bukti 31 paket sabu-sabu dan 1 paket pil dobel L, pipet, dan dua kartu perdana.

"Barang itu dikirimkan oleh seorang pengunjung inisial DDP, warga Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru. Barang dimasukkan ke dalam botol sabun cair yang tidak transparan," kata Tunggul Buwono kepada detikcom, Sabtu (21/1/2022).

Saat itu DDP datang ke Lapas Tulungagung pukul 10.35 WIB. Yang bersangkutan mendaftar ke Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) guna menitipkan barang bawaan kunjungan untuk ditujukan kepada narapidana narkoba atas nama BS.

penyelundupan sabu ke Lapas TulungagungFoto: Dok. Lapas Tulungagung

"Barang yang dititipkan itu terdiri dari kacang sukro dan sabun cair Shinzui. Sesuai dengan prosedur, setiap barang kiriman untuk warga binaan wajib dilakukan pemeriksaan," ujarnya.

Salah petugas membuka botol sabun tersebut dan memasukkan kawat ke dalam botol untuk memeriksa isi botol. Saat itulah petugas curiga, sebab ada benda yang mengganjal.

"Bahkan saat kawat hendak dimasukkan sedikit sudah menyentuh benda di dalam botol itu," jelasnya.

Terhadap benda mencurigakan itu, petugas lapas melalukan upaya pemeriksaan mendalam dengan membelah botol tersebut. Hasilnya ditemukan 31 paket sabu dengan berat total 35,27 gram, satu paket berisi 40 pil dobel L, delapan pipet dan dua kartu perdana.

"Barang itu dibungkus plastik kecil dan dilakban," imbuh Tunggul Buwono.

Tunggul menambahkan terkait temuan itu pihaknya langsung mengamankan DDP selaku pengirim barang. Untuk tindak lanjut perkara itu pihaknya menyerahkan ke Satnarkoba Polres Tulungagung.

"Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap narapidana atas nama BS. Dari keterangan awal dia mengakui telah memesan barang-barang berupa sabun dan makanan itu, tapi kalau terkait sabu butuh pendalaman," imbuhnya.

Pascainsiden itu Lapas Tulungagung kini lebih mengintensifkan pengamanan, sehingga bisa meminimalisir terjadinya penyeludupan narkoba ke dalam lapas.



Simak Video "Momen Petugas Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Tulungagung"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)