Banyuwangi - Banyuwangi Ethno Carnival 2026 dibuka dengan tema "Perang Bayu". Melalui tema ini, BEC 2026 mengangkat kembali kisah heroik perjuangan akbar rakyat Banyuwangi.
Foto: Warna-warni Busana Banyuwangi Ethno Carnival
Ribuan peserta memeriahkan pagelaranΒ Banyuwangi Ethno Carnival 2026 mengangkat tema "Perang Bayu: The Great War of Blambangan" (Foto: Eka Rimawati/ detikjatim)
Sejumlah kesenian asli Banyuwangi turut meramaikan event tahunan yang menjadi bagian dari Kalender Event Nusantara (KEN) ini (Foto: Eka Rimawati/ detikjatim)
Rancangan kostum bertema Pejuang Blambangan menampilkan sosok Rempeg Jogopati dan Sayu Wiwit sebagai simbol perjuangan rakyat Blambangan dalam Perang Bayu (Foto: Praditya Fauzi/detikjatim)
Sub tema Genderang Perang menghadirkan kostum yang terinspirasi dari persenjataan tradisional, seperti keris, tombak, dan jemparing (Foto: Budi Hartadi/ detikjatim)
Keindahan alam dan lokasi bersejarah, seperti Rowo Bayu, Teluk Pang-pang, dan Pelabuhan Grajagan, diangkat dalam sub tema Situs Perang (Foto: Budi Hartadi/detikjatim)
Warna warni kostum peserta berhasil membius ribuan penonton yang memadati jalanan sepanjang rute karnaval (Foto: Budi Hartadi/detikjatim)
