Menilik Tradisi Jamasan Pusaka Jelang Malam 1 Suro di Sidoarjo

Foto Jatim

Menilik Tradisi Jamasan Pusaka Jelang Malam 1 Suro di Sidoarjo

Suparno - detikJatim
Senin, 15 Jun 2026 13:58 WIB

Sidoarjo - Memasuki Tahun Baru Jawa 1 Suro atau 1 Muharam, sejumlah masyarakat Jawa masih melestarikan tradisi jamasan pusaka. Salah satunya membersihkan keris pusaka.

Tradisi Jamasan Pusaka Warnai 1 Suro di Sidoarjo
Tradisi ini dilakukan dengan membersihkan dan merawat berbagai benda pusaka seperti keris dan tombak sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya leluhur.
Tradisi Jamasan Pusaka Warnai 1 Suro di Sidoarjo
Di Sidoarjo, tradisi tersebut rutin dilakukan oleh Yany Setiawan.
Tradisi Jamasan Pusaka Warnai 1 Suro di Sidoarjo
Pria yang memiliki lebih dari 100 koleksi pusaka itu menggelar prosesi jamasan sebagai upaya menjaga keaslian sekaligus melestarikan nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Tradisi Jamasan Pusaka Warnai 1 Suro di Sidoarjo
Prosesi jamasan dilakukan melalui beberapa tahapan. Pusaka terlebih dahulu dibersihkan menggunakan air yang dicampur perasan jeruk nipis dan lerak untuk menghilangkan kotoran serta karat. Setelah itu, pusaka dibilas menggunakan air bersih dan kembang setaman.
Tradisi Jamasan Pusaka Warnai 1 Suro di Sidoarjo
Menurut Yany, tradisi jamasan tidak hanya bertujuan merawat fisik pusaka, tetapi juga menjadi momentum introspeksi diri saat pergantian tahun Jawa.
Menilik Tradisi Jamasan Pusaka Jelang Malam 1 Suro di Sidoarjo
Menilik Tradisi Jamasan Pusaka Jelang Malam 1 Suro di Sidoarjo
Menilik Tradisi Jamasan Pusaka Jelang Malam 1 Suro di Sidoarjo
Menilik Tradisi Jamasan Pusaka Jelang Malam 1 Suro di Sidoarjo
Menilik Tradisi Jamasan Pusaka Jelang Malam 1 Suro di Sidoarjo

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads