Jejak Irigasi Belanda 1920 di Jabon Sidoarjo Kini Terbengkalai

Foto Jatim

Jejak Irigasi Belanda 1920 di Jabon Sidoarjo Kini Terbengkalai

Suparno - detikJatim
Jumat, 24 Apr 2026 10:54 WIB

Sidoarjo - Melihat bangunan pintu air peninggalan Belanda tahun 1920 di Desa Kedungcangkrin, Jabon, Sidoarjo. Meski berusia seabad, pintu air ini mulai terbengkalai.

Rumah Pompa Air Kedungcangkrin Berdiri Sejak 1920
Bangunan peninggalan kolonial Belanda masih dapat ditemukan di sejumlah wilayah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Salah satunya adalah rumah pompa air dan pintu air yang berada di Desa Kedungcangkrin, Kecamatan Jabon.
Rumah Pompa Air Kedungcangkrin Berdiri Sejak 1920
Bangunan yang diperkirakan berdiri sejak tahun 1920 itu menjadi saksi bisu pengelolaan sistem irigasi pada masa Hindia Belanda. Hal ini terlihat dari angka tahun “1920” yang masih tertera pada bagian atas dinding bangunan rumah pompa.
Rumah Pompa Air Kedungcangkrin Berdiri Sejak 1920
Namun, kondisi bangunan tersebut kini memprihatinkan. Pintu air terlihat berkarat, sementara rumah pompa di sekitarnya tampak tidak terawat.
Rumah Pompa Air Kedungcangkrin Berdiri Sejak 1920 Kini terbengkalai
Meski demikian, ciri khas arsitektur kolonial masih terlihat jelas dari ornamen bangunan, seperti dimensi pintu dan jendela yang besar serta penggunaan teralis besi.
Rumah Pompa Air Kedungcangkrin Berdiri Sejak 1920
Pegiat sejarah dan budaya Sidoarjo, dr. Sudi Harjanto, mengatakan bahwa bangunan tersebut dulunya memiliki peran penting dalam menunjang sektor perkebunan, khususnya tebu.
Rumah Pompa Air Kedungcangkrin Berdiri Sejak 1920
Menurut Sudi, sistem pintu air di Kedungcangkrin merupakan bagian dari jaringan irigasi besar yang menopang industri gula pada masa itu. Tak heran jika Sidoarjo pernah menjadi salah satu wilayah dengan jumlah pabrik gula terbanyak.
Rumah Pompa Air Kedungcangkrin Berdiri Sejak 1920
Tak jauh dari lokasi tersebut, terdapat pintu air tersier yang diduga berfungsi untuk mengatur volume air serta mengendalikan banjir. Meski telah berusia lebih dari satu abad, struktur bangunan masih berdiri kokoh.
Jejak Irigasi Belanda 1920 di Jabon Sidoarjo Kini Terbengkalai
Jejak Irigasi Belanda 1920 di Jabon Sidoarjo Kini Terbengkalai
Jejak Irigasi Belanda 1920 di Jabon Sidoarjo Kini Terbengkalai
Jejak Irigasi Belanda 1920 di Jabon Sidoarjo Kini Terbengkalai
Jejak Irigasi Belanda 1920 di Jabon Sidoarjo Kini Terbengkalai
Jejak Irigasi Belanda 1920 di Jabon Sidoarjo Kini Terbengkalai
Jejak Irigasi Belanda 1920 di Jabon Sidoarjo Kini Terbengkalai

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads