Kecelakaan Beruntun Jalur Selatan Probolinggo

Foto Jatim

Kecelakaan Beruntun Jalur Selatan Probolinggo

M Rofiq - detikJatim
Minggu, 19 Apr 2026 12:36 WIB

Probolinggo - Kecelakaan beruntun terjadi di jalur selatan Lumajang ke Probolinggo, tepatnya di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegal Siwalan, Probolinggo Sabtu (18/4/2026).

Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalur Selatan arah Lumajang menuju Probolinggo, tepatnya di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegal Siwalan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Proses evakuasi seluruh kendaraan yang terlibat baru selesai pada Minggu pukul 05.40 WIB.

Insiden bermula saat truk trailer kontainer bermuatan triplek bernopol B 9625 UEJ yang dikemudikan Cecep melaju dari arah Lumajang menuju Probolinggo. Saat melintas di jalur menurun, truk diduga mengalami rem blong hingga hilang kendali.

Trailer tersebut kemudian menabrak dua unit pickup Grandmax bernopol N 8387 YH dan P 8361 GL yang sama-sama bermuatan sayur mayur. Setelah itu, truk menghantam sedan Toyota Vios AG 1644 EG dan kendaraan Toyota Hiace.

Akibat kecelakaan tersebut, empat penumpang Toyota Vios dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara saru sopir kendaraan pickup mengalami luka kritis dan dilarikan ke IGD RS PG Wonolangan, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo untuk mendapatkan perawatan intensif.

Dua kendaraan mengalami kerusakan paling parah, yakni pickup Grandmax bernopol P 8361 GL serta sedan Toyota Vios yang ringsek berat.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama, mengatakan proses evakuasi memakan waktu lebih dari lima jam karena posisi truk trailer berada di tengah jalan dan beberapa kendaraan dalam kondisi hancur.

β€œKita utamakan evakuasi korban terlebih dahulu, baru kita evakuasi semua kendaraan. Butuh waktu 5 jam lebih untuk mengevakuasi kendaraan,” ujar Aditya. Minggu (19/4/2026).

Petugas kepolisian bersama tim gabungan juga melakukan olah TKP dan mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan panjang di jalur penghubung Probolinggo-Lumajang tersebut.

Hingga kini, Satlantas Polres Probolinggo masih melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
Kejadian terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Sebuah truk trailer bermuatan triplek diduga mengalami rem blong hingga menabrak empat kendaraan di depannya.
Kecelakaan di Probolinggo
Saat kejadian, kondisi di lokasi sedang ramai kendaraan yang berhenti karena pintu perlintasan kereta api tertutup. Sebuah kereta api diketahui tengah melintas.



Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalur Selatan arah Lumajang menuju Probolinggo, tepatnya di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegal Siwalan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Proses evakuasi seluruh kendaraan yang terlibat baru selesai pada Minggu pukul 05.40 WIB.

Insiden bermula saat truk trailer kontainer bermuatan triplek bernopol B 9625 UEJ yang dikemudikan Cecep melaju dari arah Lumajang menuju Probolinggo. Saat melintas di jalur menurun, truk diduga mengalami rem blong hingga hilang kendali.

Trailer tersebut kemudian menabrak dua unit pickup Grandmax bernopol N 8387 YH dan P 8361 GL yang sama-sama bermuatan sayur mayur. Setelah itu, truk menghantam sedan Toyota Vios AG 1644 EG dan kendaraan Toyota Hiace.

Akibat kecelakaan tersebut, empat penumpang Toyota Vios dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara saru sopir kendaraan pickup mengalami luka kritis dan dilarikan ke IGD RS PG Wonolangan, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo untuk mendapatkan perawatan intensif.

Dua kendaraan mengalami kerusakan paling parah, yakni pickup Grandmax bernopol P 8361 GL serta sedan Toyota Vios yang ringsek berat.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama, mengatakan proses evakuasi memakan waktu lebih dari lima jam karena posisi truk trailer berada di tengah jalan dan beberapa kendaraan dalam kondisi hancur.

β€œKita utamakan evakuasi korban terlebih dahulu, baru kita evakuasi semua kendaraan. Butuh waktu 5 jam lebih untuk mengevakuasi kendaraan,” ujar Aditya. Minggu (19/4/2026).

Petugas kepolisian bersama tim gabungan juga melakukan olah TKP dan mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan panjang di jalur penghubung Probolinggo-Lumajang tersebut.

Hingga kini, Satlantas Polres Probolinggo masih melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
Truk trailer tersebut kemudian menghantam dua unit pikap Grand Max, lalu menabrak sedan Toyota Vios warna hitam, dan terakhir menghantam kendaraan HiAce.



Kecelakaan di Probolinggo
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Iptu Aditya Wikrama mengatakan total ada lima korban dalam insiden tersebut.Sedikitnya 4 orang dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian itu.



Kecelakaan Beruntun Jalur Selatan Probolinggo
Kecelakaan Beruntun Jalur Selatan Probolinggo
Kecelakaan Beruntun Jalur Selatan Probolinggo
Kecelakaan Beruntun Jalur Selatan Probolinggo
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads