Nganjuk - Tak banyak yang tahu, di sudut Alun-Alun Nganjuk masih ada kue dari masa kolonial. Namanya dumbleg, jajanan lawas yang setia bertahan hingga kini.
Foto Jatim
Dumbleg, Kue Era Kolonial yang Tetap Bertahan di Nganjuk
Senin, 13 Apr 2026 19:21 WIB
Parmi (50) menunjukkan dumbleg dagangannya di lapak kawasan Alun-Alun Nganjuk. Kue tradisional ini telah diwariskan turun-temurun sejak era kolonial.
Deretan dumbleg yang dibungkus pelepah pinang tersusun rapi di lapak pedagang kaki lima di Alun-Alun Nganjuk.
Bungkus alami dari pelepah pinang ini menjadi ciri khas jajanan tradisional tersebut
Dumbleg adalah jajanan tradisional asli Nganjuk. Sangat otentik dan tidak ada di daerah lain.Β Tempat menjualnya juga sangat spesifik. Yakni hanya di Pasar Gondang setiap hari pasaran Pon (penanggalan Jawa) dan di Pasar Rejoso setiap Kliwon.
Tak ingin kue warisan leluhurnya itu punah, Parmi pun berinisiatif membuka lapak dumbleg di Alun-Alun Nganjuk.Β Sebungkus dumbleg buatannya dijual Rp 15 ribu.











































