Surabaya - Krembangan bertransformasi jadi Kampung Na Willa, angkat nilai toleransi dan kebersamaan, sekaligus hapus stigma negatif yang selama ini melekat.
Foto Jatim
Potret Kampung Na Willa yang Jadi Cermin Toleransi di Surabaya
Kampung Krembangan Surabaya mulai berbenah menjadi “Kampung Na Willa”, terinspirasi dari film yang mengangkat kisah persahabatan lintas agama dan nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari. (Foto: Raihan Mahendra/ detikjatim)
Berbeda dari kampung tematik pada umumnya, konsep yang diusung tidak berfokus pada potensi fisik kawasan, melainkan pada nilai sosial masyarakat yang telah lama hidup di lingkungan tersebut. (Foto: Raihan Mahendra/ detikjatim)
Disebutkan oleh Ketua RW 02 Mochamad Ilham Ramadhani (27) bahwa nilai toleransi dan saling menghargai memang sudah menjadi bagian dari kehidupan warga sejak dulu. (Foto: Raihan Mahendra/ detikjatim)
Upaya pembenahan kampung ini juga sejalan dengan program Kampung Pancasila, dengan berbagai kegiatan seperti bank sampah yang hasilnya digunakan untuk membantu warga yang membutuhkan. (Foto: Raihan Mahendra/ detikjatim)
Area sekitar jalur rel kereta yang turut menjadi latar cerita Na Willa juga tak luput dari perhatian, memperkuat suasana kampung yang sederhana sekaligus sarat kenangan dalam kehidupan sehari-hari warganya. (Foto: Raihan Mahendra/ detikjatim)
Rumah yang menjadi referensi tokoh dalam film Na Willa, termasuk kediaman Umi Ida yang menginspirasi sosok Farida, kini menjadi salah satu titik yang banyak dicari pengunjung.(Foto: Raihan Mahendra/detikJatim)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
