Usaha Tempe Lumajang Terhimpit Kenaikan Harga Kedelai Impor

Foto Jatim

Usaha Tempe Lumajang Terhimpit Kenaikan Harga Kedelai Impor

Nur Hadi Wicaksono - detikJatim
Sabtu, 04 Apr 2026 17:28 WIB

Lumajang - Harga kedelai impor di Lumajang naik dari Rp9.500 menjadi Rp10.500 per kilogram. Kenaikan ini menekan produsen tempe rumahan di Kampung Tempe.

Produsen tempe di Lumajang
Produsen tempe di Kampung Tempe, Kelurahan Jogorunan, Lumajang, menata kedelai impor yang menjadi bahan baku utama pembuatan tempe.
Produsen tempe di Lumajang
Seorang pekerja mengolah kedelai menjadi tempe di industri rumahan Lumajang, di tengah kenaikan harga bahan baku.
Produsen tempe di Lumajang
Saiful Amin menunjukkan tempe produksinya yang tetap dipertahankan ukurannya meski harga kedelai terus naik.
Produsen tempe di Lumajang
Aktivitas produksi tempe berlangsung di dapur sederhana, dengan biaya produksi yang kini semakin meningkat.
Produsen tempe di Lumajang
Produsen tempe berharap harga kedelai impor kembali stabil agar usaha rumahan mereka tetap bertahan.
Usaha Tempe Lumajang Terhimpit Kenaikan Harga Kedelai Impor
Usaha Tempe Lumajang Terhimpit Kenaikan Harga Kedelai Impor
Usaha Tempe Lumajang Terhimpit Kenaikan Harga Kedelai Impor
Usaha Tempe Lumajang Terhimpit Kenaikan Harga Kedelai Impor
Usaha Tempe Lumajang Terhimpit Kenaikan Harga Kedelai Impor
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads