Melihat Tradisi Nyadran Warga Pesisir Sidoarjo

Foto Jatim

Melihat Tradisi Nyadran Warga Pesisir Sidoarjo

Suparno - detikJatim
Minggu, 08 Feb 2026 14:19 WIB

Sidoarjo - Warga pesisir Sidoarjo, dari Desa Balongdowo menggelar tradisi Nyadran ke makam Dewi Sekardadu. Tradisi ini wujud rasa syukur nelayan atas hasil laut.

Tradisi Nyadran di Sidoarjo
Ritual yang digelar setiap akhir bulan Ruwah ini diawali dengan arak-arakan perahu yang membawa tumpeng hasil bumi. Warga, yang didominasi kaum ibu, turut membawa tumpeng untuk dihantarkan ke makam Dewi Sekardadu, yang diyakini sebagai ibunda Sunan Giri.
Tradisi Nyadran di Sidoarjo
Pantauan detikJatim di Sungai Desa Balongdowo, arak-arakan berlangsung meriah. Tumpeng raksasa diarak menuju lokasi pemberangkatan sebelum akhirnya diperebutkan warga sebagai simbol berkah.
Tradisi Nyadran di Sidoarjo
Persiapan dilakukan sejak dua hari sebelumnya. Setiap kelompok perahu bahkan merogoh kocek hingga Rp 45–55 juta untuk perlengkapan, termasuk mendatangkan crane guna menempatkan genset dan perangkat suara di atas perahu.
Tradisi Nyadran di Sidoarjo
Setelah berziarah dan menggelar doa bersama, warga melarungkan tumpeng dan sesaji ke laut dekat Selat Madura.
Tradisi Nyadran di Sidoarjo
Prosesi ini menjadi simbol sedekah bumi dan laut, serta harapan agar nelayan diberi rezeki melimpah dan keselamatan selama melaut.
Melihat Tradisi Nyadran Warga Pesisir Sidoarjo
Melihat Tradisi Nyadran Warga Pesisir Sidoarjo
Melihat Tradisi Nyadran Warga Pesisir Sidoarjo
Melihat Tradisi Nyadran Warga Pesisir Sidoarjo
Melihat Tradisi Nyadran Warga Pesisir Sidoarjo
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads