Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi

Foto Jatim

Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi

Raihan Mahendra Akbar - detikJatim
Kamis, 05 Feb 2026 20:10 WIB

Surabaya - Lorong pedagang buku di Pasar Blauran, Surabaya tak lagi seramai dulu. Lapak yang pernah menjadi tujuan pelajar dan mahasiswa kini sebagian sudah tertutup debu.

Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi

Pembeli datang sesekali, bahkan tak jarang satu hari berlalu tanpa transaksi.

Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi

Deretan pedagang buku itu berada di lantai satu pasar, tepat di bawah tangga. Letaknya tak langsung terlihat dari pintu utama, tersembunyi di balik lalu lalang pengunjung pasar yang berburu kuliner dan kebutuhan harian.

Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi

Namun di masa lalu, lokasi tersebut bukan penghalang. Pembeli tetap datang demi mencari buku pelajaran, bacaan, hingga koleksi langka dengan harga terjangkau

Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi

Pasar Blauran sempat menjadi surganya buku. Dulu lorong-lorongnya ramai oleh pencari bacaan hingga malam hari. Tetapi sekarang suasana itu hilang. Banyak kios tutup, yang bertahan pun jarang didatangi pembeli.

Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi

Pantauan detikJatim di lokasi, Kamis (5/2/2026), hanya dua pedagang buku yang tampak membuka lapak.

Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi

Keduanya berjualan di tengah deretan kios yang sebagian besar sudah tak beroperasi. Kondisi ini berbanding terbalik dengan masa lalu, ketika jumlah pedagang buku di kawasan tersebut mencapai sekitar 40 orang. Sekarang, yang tersisa hanya tujuh hingga delapan pedagang dan tidak semuanya buka setiap hari.

Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi

Kusdi (68), pedagang buku yang telah berjualan di kawasan Blauran selama lebih dari dua dekade. Ia menyebut aktivitas jual beli kini nyaris berhenti.

Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi

Ia menilai kebiasaan pembeli yang beralih ke toko online membuat lapak buku semakin sepi. Banyak orang memilih memesan dari rumah tanpa harus datang langsung ke pasar.

Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi
Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi
Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi
Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi
Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi
Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi
Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi
Pedagang Buku Pasar Blauran Bertahan di Tengah Sunyi
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads