Kisah Damar Penari Cilik Tulungagung yang Bikin Istana Terpukau

Kisah Damar Penari Cilik Tulungagung yang Bikin Istana Terpukau

Adhar Muttaqin - detikJatim
Senin, 17 Agu 2026 14:45 WIB
Damar Wishnu tampil memukau di Istana Negara
Damar Wishnu tampil memukau di Istana Negara/Foto: Istimewa
Tulungagung -

Ratusan penari perwakilan Jawa Timur sukses memberikan penampilan terbaiknya dalam puncak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta. Salah satunya adalah penari cilik Damar Wishnu Dewangga.

Putra pasangan Brahmanto Isworo dan Aning Widhyawati ini menjadi center of point saat tampil di istana. Meskipun masih berusia sembilan tahun, siswa kelas 4, SDN 4 Kampungdalem, Tulungagung bukanlah pemain baru dalam dunia tari. Ia kerap tampil di berbagai even daerah hingga provinsi.

"17 Agustus 2 tahun lalu pernah tampil di Grahadi Surabaya, kemudian belum lama ini di Festival Garudeya Mahambara juga tampil. Sekarang dia kelas 4 bisa tampil di Istana, sebagai orang tua ya bangga," kata ayah Damar Wishnu, Bramanto Isworo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damar Wishnu tampil memukau di Istana NegaraDamar Wishnu tampil memukau di Istana Negara Foto: Istimewa

Menurutnya, kecintaan Damar Wishnu dalam dunia tari terbentuk muncul sejak masih di taman kanak-kanak. Hal tersebut tidak lepas dari kehidupan orang tuannya yang juga berkecimpung di dunia seni.

ADVERTISEMENT

"Kebetulan saya punya grup jaranan Krido Manggolo di Kelurahan Kenayan. Jadi sejak kecil Wishnu sudah tidak asing dengan kesenian," ujarnya.

Melihat bakat anaknya, Brahmanto akhirnya memasukkan Whisnu ke sanggar tari. Harapannya bakatnya semakin terasah dan mampu berkembang lebih baik.

"Dari pada nari yang nggak jelas, akhirnya kelas 1 saya masukkan ke sanggar," jelasnya.

Benar saja, kemahiran Damar Wishnu di dunia tari kini berkembang pesat. Berbagai even tari di Tulungagung hingga tingkat provinsi pernah dilakoni.

Puncak kebahagiaan kedua orang tua saat Whisnu ditunjuk ikut tampil bersama ratusan penari Jawa Timur di puncak HUT ke-81 RI di Istana Negara, Jakarta.

Dalam penampilannya, Wishnu menjadi center of point. Penari paling cilik ini cukup atraktif menampilkan tari Jaranan Senterewe. Di akhir penampilan, Wishnu membawa bendera sambil dilambaikan kepada para pejabat dan tamu undangan istana.

Perwakilan Jawa Timur membawakan kolaborasi lima tarian khas, yakni tari Remo, Jaripah, Topeng Malang, Jaranan Senterewe dan Glipang.



(ihc/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads