Tayang 25 Juni, Film Jangan Buang Ibu Dipenuhi Kisah Haru

Tayang 25 Juni, Film Jangan Buang Ibu Dipenuhi Kisah Haru

Tim detikJatim - detikJatim
Kamis, 18 Jun 2026 21:43 WIB
Pemeran film Jangan Buang Ibu saat konpers di Surabaya
Pemeran film Jangan Buang Ibu saat konpers di Surabaya/Foto: Istimewa
Surabaya -

Film drama keluarga Jangan Buang Ibu siap tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 25 Juni 2026. Mengangkat kisah pengorbanan seorang ibu dan dinamika hubungan anak dengan orang tua, film produksi Leo Pictures ini diharapkan menjadi pengingat pentingnya menjaga kedekatan dengan keluarga di tengah kesibukan kehidupan modern.

Antusiasme terhadap film garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu tersebut telah terlihat dalam rangkaian promosi dan gala premier di sejumlah kota besar, seperti Jambi, Padang, Jakarta, dan Surabaya. Selanjutnya, kegiatan promosi akan berlanjut ke Malang, Bogor, hingga Makassar.

Pemeran utama Nirina Zubir menilai film ini membawa pesan yang dekat dengan kehidupan banyak orang. Menurutnya, hubungan keluarga merupakan hal mendasar yang perlu terus diperjuangkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bagi saya, selagi kita masih diberi napas dan kesempatan, ada begitu banyak hal baik yang bisa kita perjuangkan dalam hidup. Namun, seringkali kita lupa bahwa hubungan keluarga adalah perjuangan yang paling mendasar. Mudah-mudahan film ini menjadi pengingat bagi teman-teman semua untuk kembali berusaha merajut tali kasih dan memperjuangkan kehangatan di tengah keluarga selagi waktu masih memihak kita," ujar Nirina saat konferensi pers di Surabaya, Kamis (18/6/2026).

ADVERTISEMENT

Dalam film tersebut, Nirina memerankan sosok ibu yang ditampilkan dalam tiga fase usia berbeda. Aktingnya didukung sejumlah pemain lain, seperti Amanda Manopo, Dwi Sasono, Refal Hady, Saputra Kori, Jarred Ali, Fadly Faizal, dan Diana M Putri.

Produser sekaligus pemilik Leo Pictures, Agung Saputra mengatakan, film Jangan Buang Ibu sengaja dibuat dekat dengan realitas kehidupan masyarakat Indonesia. Ia berharap penonton tidak hanya menikmati alur cerita, tetapi juga merasakan emosi yang disampaikan dalam film tersebut.

"Kami menciptakan Jangan Buang Ibu agar setiap orang yang menontonnya merasa ini adalah potongan kisah hidup mereka sendiri," bebernya.

"Film ini sangat dekat dengan realitas kita di Indonesia, sehingga penonton tidak hanya sekadar menonton, tapi juga merasakan. Itulah alasan mengapa saya mengajak semua orang untuk membawa serta keluarga tercinta ke bioskop; mari jadikan momen menonton ini sebagai kesempatan untuk saling merangkul dan memahami arti kehadiran satu sama lain," kata Agung.

Menurut Agung, momentum libur sekolah menjadi waktu yang tepat bagi keluarga untuk menikmati film bersama sekaligus merefleksikan pentingnya perhatian kepada orang tua.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Operating Officer PT Sun Paper Source, William Yaury, mengatakan pihaknya mendukung film tersebut karena memiliki pesan sosial yang kuat mengenai penghormatan kepada orang tua, khususnya ibu.

"Kami merasa bahwa film ini bukan sekadar karya sinema, melainkan sebuah cermin bagi setiap anak untuk merenungkan kembali seberapa banyak waktu yang sebenarnya telah mereka luangkan untuk sekadar mendengarkan cerita, menggenggam tangan, atau bahkan hanya duduk bersama orang tua sebelum kesempatan itu benar-benar hilang," ujar William.

Menurut William, film ini berhasil memotret
pengorbanan seorang ibu yang berjuang membesarkan anak-anaknya hingga sukses, namun harus dihadapkan pada realitas pahit di masa tuanya.

"Montiss Tissue hadir untuk menemani momen-momen harian yang paling personal. Kedekatan ini membuat kami memahami bahwa ruang domestik yang hangat selalu bermula dari bagaimana sebuah keluarga saling menghargai kehadiran satu sama lain, terutama dalam memuliakan sosok ibu sebagai jantung rumah tangga," tambahnya

William menambahkan, melalui dukungan terhadap film tersebut, pihaknya ingin turut mengajak masyarakat untuk lebih menghargai waktu bersama keluarga.

"Kami ingin terus menggemakan pesan agar setiap anak kembali pulang, mendengarkan, dan memberikan perhatian penuh kepada orang tua mereka. Ini adalah investasi emosional terbesar demi membangun masa depan generasi yang lebih memiliki empati dan budi pekerti," pungkasnya.

Film Jangan Buang Ibu dijadwalkan mulai tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 25 Juni 2026. Mengusung tema keluarga yang emosional, film ini diharapkan menjadi salah satu tontonan pilihan selama masa liburan sekolah.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads