Kapan Malam 1 Suro 2026? Cek Kalender Jawa Bulan Ini

Kapan Malam 1 Suro 2026? Cek Kalender Jawa Bulan Ini

Irma Budiarti - detikJatim
Selasa, 02 Jun 2026 18:30 WIB
Ilustrasi malam 1 Suro. Tahun ini malam 1 Suro jatuh tanggal berapa?
Ilustrasi malam 1 Suro. Tahun ini malam 1 Suro jatuh tanggal berapa? Foto: ChatGPT
Surabaya -

Memasuki bulan Juni 2026, banyak masyarakat mulai mencari tahu kapan datangnya Malam 1 Suro yang dikenal sebagai momen sakral dalam tradisi Jawa. Selain identik dengan pergantian tahun Jawa, malam ini juga sering dikaitkan dengan berbagai tradisi tirakatan, doa bersama, hingga ritual budaya di sejumlah daerah.

Tahun ini, tanggal 1 Suro 1960 tidak bersamaan dengan 1 Muharram 1448 Hijriah. Perbedaan ini membuat banyak masyarakat bingung, terutama karena selama ini malam 1 Suro sering dianggap identik dengan Tahun Baru Islam.

Padahal, kalender Jawa dan kalender Hijriah memiliki sistem perhitungan yang tidak selalu berjalan sama setiap tahun. Lantas, kapan sebenarnya malam 1 Suro 2026 dimulai? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Malam 1 Suro 2026 Jatuh Tanggal Berapa?

Malam 1 Suro 2026 diperkirakan jatuh pada Selasa malam 16 Juni 2026. Dalam penanggalan Jawa, pergantian hari dimulai setelah matahari terbenam atau bakda Magrib, sehingga malam 1 Suro sudah dimulai sejak Selasa petang.

Jadi, tanggal 1 Suro 1960 Jawa bertepatan Rabu 17 Juni 2026. Tanggal ini menjadi awal tahun baru dalam kalender Jawa. Sementara itu, berdasarkan kalender Hijriah Kementerian Agama, 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh lebih dulu, yaitu Selasa 16 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

Kenapa Malam 1 Suro dan 1 Muharram Bisa Berbeda?

Banyak masyarakat menganggap malam 1 Suro selalu bersamaan dengan 1 Muharram. Anggapan ini sebenarnya tidak sepenuhnya salah karena kalender Jawa memang memiliki hubungan erat dengan kalender Islam. Namun, keduanya tetap memiliki sistem perhitungan berbeda sehingga bisa terjadi selisih tanggal.

Kalender Jawa yang digunakan saat ini merupakan hasil penyesuaian pada masa Sultan Agung Mataram. Saat itu, sistem penanggalan Jawa dipadukan dengan unsur kalender Hijriah Islam tanpa menghilangkan tradisi Jawa lama.

Karena proses perhitungannya tidak selalu identik dengan kalender Hijriah modern, awal bulan Suro dan awal Muharram terkadang bisa berbeda satu hari, seperti yang terjadi pada 2026. Meski begitu, masyarakat Jawa tetap menganggap bulan Suro memiliki keterkaitan kuat dengan bulan Muharram dalam tradisi Islam.

Makna Malam 1 Suro bagi Masyarakat Jawa

Bagi sebagian masyarakat Jawa, malam 1 Suro bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender tradisional. Malam ini dianggap memiliki nilai spiritual dan budaya yang kuat. Karena itu, banyak orang memanfaatkan malam 1 Suro untuk introspeksi diri, berdoa, tirakat, atau mengikuti tradisi adat tertentu.

Di sejumlah daerah seperti Yogyakarta, Solo, dan beberapa wilayah di Jawa Timur, tradisi malam 1 Suro masih rutin digelar setiap tahun. Salah satu yang paling dikenal adalah kirab pusaka dan tapa bisu. Selain itu, masyarakat juga doa bersama, ziarah makam leluhur, hingga perenungan diri.

Bulan Suro memang sering dianggap sebagai bulan sakral dalam budaya Jawa. Karena itu, muncul berbagai mitos dan larangan yang masih dipercaya sebagian masyarakat hingga sekarang.

Misalnya, ada anggapan bulan Suro bukan waktu yang baik untuk menggelar hajatan, pindah rumah, atau menikah. Meski demikian, pandangan tersebut lebih berkaitan dengan tradisi budaya dan kepercayaan turun-temurun masyarakat Jawa.

Dalam ajaran Islam sendiri, tidak ada larangan khusus terkait kegiatan tersebut di bulan Muharram maupun bulan Suro. Karena itu, masyarakat biasanya menyikapi tradisi ini sesuai keyakinan dan adat masing-masing.

Kalender Jawa Juni 2026

Kalender Jawa bulan Juni 2026 mencakup dua bulan penting, yaitu Besar dan Suro. Bulan Besar merupakan bulan terakhir dalam kalender Jawa, sedangkan Suro menjadi bulan pertama atau penanda Tahun Baru Jawa.

Dalam Kalender Jawa, setiap hari tidak hanya dihitung berdasarkan sistem Masehi, tetapi menggunakan lima siklus pasaran, yaitu Pahing, Pon, Wage, Kliwon, dan Legi. Kombinasi antara hari dan pasaran disebut weton.

Weton dipercaya memiliki makna tersendiri dalam kehidupan masyarakat Jawa. Perhitungan weton dan pasaran Jawa pun masih digunakan sebagai pedoman untuk menentukan hari baik, mulai dari pernikahan, pindah rumah, memulai usaha, hingga pelaksanaan berbagai tradisi dan acara adat.

Berikut kalender Jawa untuk bulan Juni 2026 sebagaimana dirilis Kemenag yang secara rutin menerbitkan penanggalan Hijriah dan Jawa sebagai panduan masyarakat dalam menentukan hari-hari penting keagamaan maupun adat.

1 Juni 2026
Hari: Senin
Kalender Hijriah: 15 Dzulhijjah 1447 H
Kalender Jawa: 15 Besar 1959
Pasaran: Wage
Weton: Senin Wage

2 Juni 2026
Hari: Selasa
Hijriah: 16 Dzulhijjah 1447 H
Jawa: 16 Besar 1959
Pasaran: Kliwon
Weton: Selasa Kliwon

3 Juni 2026
Hari: Rabu
Hijriah: 17 Dzulhijjah 1447 H
Jawa: 17 Besar 1959
Pasaran: Legi
Weton: Rabu Legi

4 Juni 2026
Hari: Kamis
Hijriah: 18 Dzulhijjah 1447 H
Jawa: 18 Besar 1959
Pasaran: Pahing
Weton: Kamis Pahing

5 Juni 2026
Hari: Jumat
Hijriah: 19 Dzulhijjah 1447 H
Jawa: 19 Besar 1959
Pasaran: Pon
Weton: Jumat Pon

6 Juni 2026
Hari: Sabtu
Hijriah: 20 Dzulhijjah 1447 H
Jawa: 20 Besar 1959
Pasaran: Wage
Weton: Sabtu Wage

7 Juni 2026
Hari: Minggu
Hijriah: 21 Dzulhijjah 1447 H
Jawa: 21 Besar 1959
Pasaran: Kliwon
Weton: Minggu Kliwon

8 Juni 2026
Hari: Senin
Hijriah: 22 Dzulhijjah 1447 H
Jawa: 22 Besar 1959
Pasaran: Legi
Weton: Senin Legi

9 Juni 2026
Hari: Selasa
Hijriah: 23 Dzulhijjah 1447 H
Jawa: 23 Besar 1959
Pasaran: Pahing
Weton: Selasa Pahing

10 Juni 2026
Hari: Rabu
Hijriah: 24 Dzulhijjah 1447 H
Jawa: 24 Besar 1959
Pasaran: Pon
Weton: Rabu Pon

11 Juni 2026
Hari: Kamis
Hijriah: 25 Dzulhijjah 1447 H
Jawa: 25 Besar 1959
Pasaran: Wage
Weton: Kamis Wage

12 Juni 2026
Hari: Jumat
Hijriah: 26 Dzulhijjah 1447 H
Jawa: 26 Besar 1959
Pasaran: Kliwon
Weton: Jumat Kliwon

13 Juni 2026
Hari: Sabtu
Hijriah: 27 Dzulhijjah 1447 H
Jawa: 27 Besar 1959
Pasaran: Legi
Weton: Sabtu Legi

14 Juni 2026
Hari: Minggu
Hijriah: 28 Dzulhijjah 1447 H
Jawa: 28 Besar 1959
Pasaran: Pahing
Weton: Minggu Pahing

15 Juni 2026
Hari: Senin
Hijriah: 29 Dzulhijjah 1447 H
Jawa: 29 Besar 1959
Pasaran: Pon
Weton: Senin Pon

16 Juni 2026
Hari: Selasa
Hijriah: 1 Muharram 1448 H
Jawa: 30 Besar 1959
Pasaran: Wage
Weton: Selasa Wage

17 Juni 2026
Hari: Rabu
Hijriah: 2 Muharram 1448 H
Jawa: 1 Suro 1960
Pasaran: Kliwon
Weton: Rabu Kliwon

18 Juni 2026
Hari: Kamis
Hijriah: 3 Muharram 1448 H
Jawa: 2 Suro 1960
Pasaran: Legi
Weton: Kamis Legi

19 Juni 2026
Hari: Jumat
Hijriah: 4 Muharram 1448 H
Jawa: 3 Suro 1960
Pasaran: Pahing
Weton: Jumat Pahing

20 Juni 2026
Hari: Sabtu
Hijriah: 5 Muharram 1448 H
Jawa: 4 Suro 1960
Pasaran: Pon
Weton: Sabtu Pon

21 Juni 2026
Hari: Minggu
Hijriah: 6 Muharram 1448 H
Jawa: 5 Suro 1960
Pasaran: Wage
Weton: Minggu Wage

22 Juni 2026
Hari: Senin
Hijriah: 7 Muharram 1448 H
Jawa: 6 Suro 1960
Pasaran: Kliwon
Weton: Senin Kliwon

23 Juni 2026
Hari: Selasa
Hijriah: 8 Muharram 1448 H
Jawa: 7 Suro 1960
Pasaran: Legi
Weton: Selasa Legi

24 Juni 2026
Hari: Rabu
Hijriah: 9 Muharram 1448 H
Jawa: 8 Suro 1960
Pasaran: Pahing
Weton: Rabu Pahing

25 Juni 2026
Hari: Kamis
Hijriah: 10 Muharram 1448 H
Jawa: 9 Suro 1960
Pasaran: Pon
Weton: Kamis Pon

26 Juni 2026
Hari: Jumat
Hijriah: 11 Muharram 1448 H
Jawa: 10 Suro 1960
Pasaran: Wage
Weton: Jumat Wage

27 Juni 2026
Hari: Sabtu
Hijriah: 12 Muharram 1448 H
Jawa: 11 Suro 1960
Pasaran: Kliwon
Weton: Sabtu Kliwon

28 Juni 2026
Hari: Minggu
Hijriah: 13 Muharram 1448 H
Jawa: 12 Suro 1960
Pasaran: Legi
Weton: Minggu Legi

29 Juni 2026
Hari: Senin
Hijriah: 14 Muharram 1448 H
Jawa: 13 Suro 1960
Pasaran: Pahing
Weton: Senin Pahing

30 Juni 2026
Hari: Selasa
Hijriah: 15 Muharram 1448 H
Jawa: 14 Suro 1960
Pasaran: Pon
Weton: Selasa Pon




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads