Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung Bersolek Jelang Imlek

Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung Bersolek Jelang Imlek

Adhar Muttaqin - detikJatim
Jumat, 13 Feb 2026 13:45 WIB
Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung bersolek jelang Imlek
Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung bersolek jelang Imlek/Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim
Tulungagung -

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577, Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung bersolek. Ratusan lampion dan ornamen dipasang mulai gapura hingga area dalam tempat ibadah.

Bioma Kelenteng Tjoe Tik Kiong, Tjio Jing Jing mengatakan, jumlah lampion yang dipasang mencapai 250 unit. Pemasangan dimulai dari serambi depan ruang utama dari persemayaman Dewi Mak Co dan beruntun ke lorong dan tempat lain di area kelenteng.

"Semua lampion yang lama kita ganti dengan yang baru," kata Tjio Jing Jing, Jumat (13/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, pemasangan lampion merah memiliki makna mendalam bagi warga keturunan Tionghoa. Merah melambangkan rezeki dan kesuksesan, sedangkan cahaya lampion menjadi simbol pencerahan, harapan masa depan, serta penjaga keharmonisan keluarga.

ADVERTISEMENT

Dengan pemasangan lampion baru, juga membuat suasana tempat ibadah umat Tri Dharma Tulungagung tampak lebih meriah.

"Beberapa hari lalu kami juga menggelar ritual Sang Sin untuk mengantarkan dewa-dewi ke nirwana," jelasnya.

Jing Jing menambahkan, persiapan Imlek juga dilakukan dengan menggelar tradisi ayak abu hio swa atau mengayak abu dupa di dalam bokor. Tradisi ini menjadi bagian dari prosesi bersih-bersih kelenteng menjelang Imlek.

"Ayak abu bisa dilakukan setelah para Dewa naik ke nirwana. Di sini ada 20 bokor yang kami ayak," jelasnya.

Ayah abu sebagai simbol penyucian diri, membersihkan pikiran buruk, membuang dosa, serta memohon keberuntungan dan harapan baru dalam menyambut Tahun Baru Imlek dengan hati yang bersih. "Ayak abu sampai besok karena jumlahnya banyak dan harus satu-satu," imbuhnya.

Jing Jing menyebut, salah satu prosesi lanjutan rencananya akan digelar pada 15 Februari, yakni penggantian baju Dewi Mak Co yang merupakan dewa utama di Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung.

Tahun baru Imlek 2557 jatuh pada 17 Februari 2026. Shio tahun tersebut adalah Kuda Api yang melambangkan kekuatan, semangat juang, optimisme dan kemakmuran.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads