Sebuah video diduga perusakan di situs Mejo Miring yang berada di Dusun Bambang, Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Blitar viral di media sosial. Aksi perusakan situs itu ramai diperbincangkan dan mendapat kecaman warganet.
Dalam video yang diunggah akun Facebook @/hengkyragnala yang dilihat detikJatim, tampak beberapa orang paruh baya mengambil batu lantai di situs itu. Salah seorang pria yang sudah berusia lanjut terlihat memakai linggis mencongkel batu.
Selain itu, mereka juga membawa batu lantai yang diambil dari situs Mejo Miring menggunakan kendaraan roda tiga. Batu itu diduga dibawa ke rumah para terduga pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi perusakan itu mendapat komentar pedas dari warganet. Seperti komentar dari akun @/yunita "piye to kii, tuwek2 kok o*n (Gimana sih ini, tua - tua kok o*on)," tulisnya.
"Kami sebagai warga sekitar ya sangat menyayangkan perusakan di situs Mejo Miring ini. Karena situs ini merupakan sejarah peninggalan Majapahit, jadi harusnya dijaga bukan dirusak," kata salah seorang warga sekitar, Dwi Hariyadi kepada detikJatim, Jumat (23/1/2026).
Dwi menyebutkan situs Mejo Miring itu memang tak dikenal banyak orang. Sebab, situs itu terletak di kawasan hutan Perhutani atau sekitar 500 meter dari jalan raya.
"Memang tidak banyak yang tahu, karena biasanya hanya digunakan untuk ritual atau meditasi saja. Tapi ya meskipun begitu tetap tidak boleh dirusak," tandasnya.
(auh/dpe)











































