Lomba Penjor hingga Gebogan Semarakkan Nyepi di Blitar

Lomba Penjor hingga Gebogan Semarakkan Nyepi di Blitar

Fima Purwanti - detikJatim
Senin, 24 Mar 2025 00:45 WIB
menghias penjor blitar
Umat Hindu lomba menghias penjor dan gebogan semarakkan nyepi (Foto: Fima Purwanti)
Blitar -

Puluhan umat Hindu mengikuti lomba menghias penjor dan gebogan di Pura Agung Arga Sunya Desa Krisik, Gandusari, Kabupaten Blitar. Lomba penjor dan gebogan itu digelar dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947.

detikJatim mengunjungi lokasi tersebut, puluhan umat Hindu sibuk mengikuti lomba tersebut. Lomba penjor diikuti oleh beberapa kelompok remaja putra yang merupakan umat Hindu. Sementara remaja putri mengikuti lomba menghias gebogan.

Lomba penjor dimulai dengan para peserta yang merangkai janur atau daun kelapa yang masih muda. Rangkaian janur itu dibuat semenerik mungkin. Selanjutnya dipasang menjadi sebuah hiasan hingga berbentuk penjor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara lomba menghias gebogan dilakukan di area dalam Pura. Beberapa kelompok tampak sibuk menyusun buah, bunga dan bahan lainnya menjadi sebuah gebogan.

"Persiapan kami cuma 2 hari, untuk menyusun konsep gebogan. Kesulitannya cuma pas menghias saja, yang penting jadi gebogan untuk mempresentasikan hasil alam. Ini kita pakai buah nanas, apel, duku dan pisang," kata salah seorang peserta, Sherly Tegar Mawarni kepada detikJatim, Minggu (23/3/2025).

ADVERTISEMENT

Sherly mengaku antusias mengikuti lomba gebogan tersebut. Menurutnya lomba gebogan menjadi pengalaman baru yang diikutinya.

Ketua Panitia Darma Santi BUMN Regional Jatim, I Putu Sukadana menyebut lomba penjor dan digelar dalam rangka peringatan Hari Raya Nyepi. Tujuannya agar generasi muda umat Hindu dapat melestarikan tradisi dan budaya. Selain itu sebagai ajang kreativitas dan sportivitas remaja Hindu.

"Ini merupakan puncak acara Dharma Santi BUMN Korwil Jatim dalam rangka Hari Raya Nyepi. Kami tidak hanya menggelar bakti sosial di sejumlah daerah, tapi kami juga mengajak generasi muda umat Hindu untuk tetap kreatif dan meneruskan tradisi budaya kita," terangnya.

Putu mengaku Pura Agung Arga Sunya dipilih sebagai lokasi puncak acara rangkaian Dharma Santi. Sebelumnya bakti sosial dengan para umat Hindu juga dilakukan di Jember, Kediri, Lumajang, Malang dan Jombang.

"Kami memang memilih Pura yang berbeda-beda setiap tahunnya, bekerja sama dengan PDHI Jatim. Ini agar kami hadir secara merata di wilayah Jatim, termasuk dalam memberikan bakti kami sebagai umat Hindu," tandasnya.




(dpe/iwd)


Hide Ads