Ekskavasi Tahap Dua Situs Blawu Zaman Pramajapahit Dilanjutkan Akhir 2022

Ekskavasi Tahap Dua Situs Blawu Zaman Pramajapahit Dilanjutkan Akhir 2022

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Senin, 26 Sep 2022 11:41 WIB
Candi Pramajapahit jombang
Situs Blawu di Jombang disebut peninggalan zaman Pramajapahit (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Jombang -

Ekskavasi tahap pertama Situs Blawu Jombang berakhir. Tim dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim berhasil menampakkan lebih dari separuh struktur candi pramajapahit tersebut. Ekskavasi tahap pertama dilakukan mulai 19-24 September. Rencananya, ekskavasi tahap kedua dilakukan akhir tahun 2022.

Arkeolog BPCB Jatim Yuni Atmi membenarkan ekskavasi tahap kedua dilakukan tahun ini.

"Ekskavasi tahap dua dilakukan tahun ini. Jadwal belum kami sepakati, kemungkinan pertengahan Oktober, atau November," ujar arkeolog BPCB Jatim kepada detikJatim, Senin (26/9/2022).

Dia menambahkan bangunan purbakala ini ditemukan di Makam Sentono atau Makam Mbah Blawu di Dusun Sumbersari, Desa Sukosari, Jogoroto, Jombang. Oleh sebab itu tim ekskavasi menyebutnya dengan Situs Blawu. Lokasinya di tengah perkebunan tebu yang cukup jauh dari permukiman penduduk.

Dari hasil ekskavasi tahap pertama ditemukan bangunan suci pada masa lalu berbentuk tak lazim. Dari ekskavasi itu menggali 30 kotak yang totalnya 120 meter persegi. Penggalian arkeologi selama 6 hari fokus pada bagian selatan dan timur candi. Bangunan utama candi berbentuk bujur sangkar dengan luas 9,9 x 9,9 meter persegi.

Ketua Tim Ekskavasi Situs Blawu Pahadi menjelaskan struktur berbentuk T di sisi selatan dan timur membuat bentuk candi ini menjadi tak lazim. Pasalnya, bangunan seperti itu belum pernah ditemukan di candi-candi lainnya di Jatim.

"Terkait fungsi kami belum bisa memperkirakan. Apakah dia sebagai penguat bangunan? Kami belum bisa memastikan. Coba nanti kami bandingkan dengan candi-candi lain yang lebih tua di Jateng," jelasnya.

Semua struktur yang ditemukan pada ekskavasi tahap pertama, kata Pahadi, merupakan kaki candi di Situs Blawu. Bagian tubuh dan kepala candi dipastikan sudah runtuh. Karena banyak ditemukan pecahan-pecahan bata di sekitarnya.

Tim ekskavasi juga menemukan benda-benda purbakala ketika menggali candi di Situs Blawu. Yaitu berupa pecahan gerabah, 3 fragmen koin kuno atau uang kepeng China, fragmen tepian wadah, serta 2 pecahan porselin.

Terkait masa pembangunan candi di Situs Blawu ini, Pahadi baru sebatas membuat asumsi berdasarkan ukuran bata merah penyusun struktur. Menurutnya, bata merah di situs ini lebih besar jika dibandingkan dengan situs-situs peninggalan Majapahit di Trowulan, Mojokerto.



Simak Video "Akhir Pelarian Ayah di Jombang Usai Tabrak Lari Anak Sendiri"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)