Mengenal Mas Karebet yang Dikenal dengan Nama Joko Tingkir

Tim detikJatim - detikJatim
Kamis, 11 Agu 2022 19:46 WIB
petilasan joko tingkir di Desa Pringgoboyo, Kecamatan Maduran Lamongan
Petilasan Joko Tingkir di Desa Pringgoboyo, Kecamatan Maduran Lamongan/Foto file: Eko Sudjarwo
Surabaya -

Joko Tingkir lahir dengan nama Mas Karebet. Ia dikenang sebagai Raja Pajang pertama dan ulama.

Asal-usul Nama Joko Tingkir

Mas Karebet lahir pada 18 Jumadil Akhir tahun Dal Mangsa VIII. Ada kisah yang tersirat di balik nama tersebut.

Saat ia lahir, sang ayah Kebo Kenanga menggelar pertunjukan wayang beber. Dalangnya yakni Ki Ageng Tingkir.

Dalam pertunjukan tersebut muncul suara 'kemebret' karena tiupan angin. Suara tersebut menginspirasi Kebo Kenanga untuk memberi nama pada anaknya yang baru lahir, yakni Mas Karebet.

Saat Mas Karebet berusia 10 tahun, sang ayah dihukum mati karena dituduh memberontak terhadap Kerajaan Demak. Sang ibu yakni Nyai Ageng Pengging kemudian jatuh sakit dan meninggal juga.

Maka dari itu, Mas Karebet diambil sebagai anak angkat oleh Nyai Ageng Tingkir. Sehingga sejak beranjak remaja, Mas Karebet lebih dikenal dengan nama Jaka Tingkir.

Hobi Joko Tingkir

Joko Tingkir tumbuh sebagai pemuda yang tangguh. Sebab ia gemar bertapa, berlatih bela diri dan kesaktian.

Ada banyak guru yang ia jadikan tempat menimba ilmu. Mulai dari Sunan Kalijaga, Ki Ageng Sela hingga Ki Ageng Banyubiru.

Babad Tanah Jawi mengisahkan, Joko Tingkir ingin mengabdi ke Demak. Ia ke Demak melalui sungai naik getek atau rakit bambu.

Kala itu, Joko Tingkir ditemani teman-teman seperguruannya. Dikisahkan, Joko Tinggir diserang sekawanan buaya.

Joko Tingkir bisa mengalahkan buaya-buaya tersebut. Bahkan buaya-buaya itu justru mengawalnya sampai Demak.

Joko Tingkir Jadi Raja Pajang

Joko Tingkir diangkat sebagai Adipati Pajang dengan gelar Adipati Adiwijaya. Ia juga menikahi Ratu Mas Cempaka, putri Sultan Trenggana.

Sultan Trenggana merupakan Raja Demak. Ia meninggal pada tahun 1546. Tiga tahun berselang, anak dari Sultan Trenggana yaitu Sunan Prawoto gagal meneruskan tahta, ia dibunuh Arya Penangsang.

Sehingga pada 1549 itu, Pusat kerajaan kemudian dipindah ke Pajang dengan Joko Tingkir sebagai raja pertama. Demak kemudian dijadikan kadipaten. Anak Sunan Prawoto jadi Adipatinya.



Simak Video "Ini Emak-emak di Lamongan yang Tutupi Nopol Pake Celana Dalam "
[Gambas:Video 20detik]