2022 Penari Bujangganong dan Sufi Menari Massal Pecahkan Rekor MURI

Charoline Pebrianti - detikJatim
Selasa, 09 Agu 2022 20:32 WIB
tari bujangganong
Penari bujangganong menari massal di jalanan Ponorogo (Foto: Charoline Pebrianti)
Ponorogo -

Sebanyak 2022 penari, baik bujangganong dan 100 penari sufi meramaikan parade di Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan Jenderal Sudirman. Tari massal ini pun tercatat di MURI.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan kegiatan ini untuk mengukuhkan Ponorogo sebagai kota budaya dan santri. Penggabungan bujangganong dan sufi dalam satu pentas.

"Mudah-mudahan hari ini yang tercatat di MURI bukan hanya jumlah penari saja namun juga budaya kami," tutur Giri saat memberikan sambutan, Selasa (9/8/2022).

Giri menambahkan sebagai masyarakat Ponorogo harus patut bangga dan bersyukur. Pasalnya, lahir dari kota budaya adiluhung, Reog.

"Menurut saya, bujangganong adalah sufi Jawa, ini atraksi luar biasa. Mereka bertopeng, tidak mau diketahui siapa yang menari," papar Giri.

Menurut Giri, kali ini menjadi saksi sejarah pagelaran pentas tarian bujangganong dan sufi secara bersamaan. Menari sufi punya kesulitan berputar-putar sedangkan bujangganong sulit karena ada atraksi jungkir balik.

"Adanya kegiatan ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita," tukas Giri.

Pantauan detikJatim, penampilan 2022 penari bujangganong dan sufi digelar pukul 16.00 WIB. Setelah selesai tampil, MURI pun memberikan piagam penghargaan.

Sementara, salah satu peserta Dwi Noto Nugroho mengaku persiapan dilakukan selama 4 hari. Dia bersama 17 rekannya ditunjuk sebagai perwakilan sekolah untuk menari bujangganong.

"Karena ini tradisi, jadi ikut melestarikan. Saya senang," pungkas Dwi.



Simak Video "Aksi 19 Ribu Penari Krido Warok Cilik Ponorogo yang Raih Rekor MURI"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)