Pring Petuk, Bambu Langka yang Harganya Bisa Ratusan Juta Rupiah

Tim detikJatim - detikJatim
Senin, 28 Mar 2022 13:34 WIB
Pring Petuk atau Bambu Petuk merupakan bambu yang dua bukunya saling berhadapan. Sampai saat ini, banyak orang yang percaya bambu itu memiliki keistimewaan.
Kolektor Pring Petuk, Soemarto (76)/Foto: Suparno/detikJaatim
Sidoarjo -

Pring Petuk atau Bambu Petuk merupakan bambu yang dua bukunya saling berhadapan. Sampai saat ini, banyak orang yang percaya bambu itu memiliki keistimewaan.

Contohnya, Bambu Petuk diyakini memiliki kekuatan magis yang luar biasa. Sebab, buku pada Bambu Petuk yang berhadapan dipercaya sebagai tempat bersemayamnya makhluk halus.

"Kami memiliki Pring Petuk atau Bambu Petuk sudah lama sekitar 30 tahun yang lalu. Terkait Pring Petuk ini ada khodamnya kami belum membuktikan," kata kolektor Pring Petuk, Soemarto (76), warga Desa Wonokalang, Kecamatan Krian, Sidoarjo.

Menurut Soemarto, untuk memiliki Pring Petuk dibutuhkan keberanian, wiridan serta kemampuan mata batin yang mumpuni. Pring Petuk terbilang langka sehingga tidak banyak orang memilikinya.

Pring Petuk atau Bambu Petuk merupakan bambu yang dua bukunya saling berhadapan. Sampai saat ini, banyak orang yang percaya bambu itu memiliki keistimewaan.Kolektor Pring Petuk atau Bambu Petuk/ Foto: Suparno/detikJaatim

"Jarang Mas, meskipun wujudnya hanya sebuah pring atau bambu. Karena sebagian orang ada yang menyakini Pring Petuk tersebut seperti sebuah pusaka. Bahkan ada yang dijual-belikan dengan harga puluhan hingga ratusan juta," tambah Soemarto.

Banyak orang yang memburu Pring Petuk, karena diyakini memiliki khasiat dan seribu manfaat yang menguntungkan. Seperti mengundang rezeki, pelaris atau apa saja yang menguntungkan bagi pemiliknya.

"Sebagian masyarakat ada yang memiliki kepercayaan seperti itu. Karena pring petuk tercipta dari alam, pemiliknya bisa memiliki kharisma yang luar biasa. Kalau kami yang memiliki beraneka macam dan keunikan pring ini hanya untuk koleksi," terang Soemarto.

Mantan Kades Wonokalang, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo ini mengaku memiliki puluhan Pring Petuk. Ia sengaja mengoleksi bambu-bambu langka tersebut karena hobi. Bahkan ada bambu yang sudah berumur ratusan tahun.

"Koleksi Pring Petuk ini bagi kami hanya kesukaan atau hobi. Kami memiliki puluhan jenis keunikan dari batang pring atau bambu yang dianggap sebagian orang memiliki khasiat," ucapnya.

Seluruh koleksi Bambu Petuk miliknya itu digunakan untuk hiburan. Kalau saya enggak tidur, saya pasti pegang ini, bikin tenang. Bahkan salah satu koleksi miliknya itu, konon dapat mengusir hewan buas seperti macan. Benda tersebut dia dapat pada saat masih muda ketika bekerja menjaga hutan.

Dari puluhan koleksinya, ada bambu yang memiliki keunikan dan khasiat. Di antaranya Patel Lele Klabang Sajuto, Patel Lele Klabang Sewu, Patel Lele Camplang Tiga, Pring Petuk, Pring Pecah Tiga, Pecah dua, dan Patel Lele Kembar Manten.

"Antara percaya atau tidak percaya tergantung orang yang meyakini. Yang jelas ini hanya sebatang ranting pring atau bambu yang tercipta secara alam. Apapun itu semua kembali ke masing-masing orang yang memutuskan dan kembali ke sang yang Maha Pencipta, kalau kami hanya koleksi saja," pungkas Soemarto.



Simak Video "Penampakan Serbuan Laron 'Teror' Pengendara di Jembatan Kali Porong"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/sun)