Jejak Charlie Chaplin di Hotel Majapahit Surabaya

Jejak Charlie Chaplin di Hotel Majapahit Surabaya

Amir Baihaqi - detikJatim
Rabu, 19 Jan 2022 14:23 WIB
Perjalanan pelawak legendaris Hollywood, Charlie Chaplin menuju dunia belahan timur pernah sampai di Hindia Belanda. Sejumlah kota tercatat pernah menjadi persinggahannya, termasuk Surabaya.
Foto Charlie Chaplin di Hotel Majapahit Surabaya (memegang karangan bunga)/Foto: Amir Baihaqi/detikcom
Surabaya -

Perjalanan pelawak legendaris Hollywood, Charlie Chaplin menuju dunia belahan timur pernah sampai di Hindia Belanda. Sejumlah kota tercatat pernah menjadi persinggahannya, termasuk Surabaya.

Charlie Chaplin hanya tinggal sementara di Surabaya, sehari setelah mendarat dari Batavia. Selama di Surabaya, ia menginap di Hotel Oranje yang kini bernama Hotel Majapahit.

"Di sini April 1932. Dulu itu dalam rangka runtutan perjalanan Charlie Chaplin dan kelompoknya menyusuri Hindia Belanda," kata Director of Sales and Marketing at Hotel Majapahit, Tenny Gustiva kepada detikJatim, Rabu (19/1/2022).

"Untuk di Asia sendiri, sebelumnya dia datang dari Singapura, ke Jakarta Batavia lalu lanjut ke Surabaya melalui kereta api," imbuh Tenny.

Tenny mengungkapkan, saat di hotel, Charlie Chaplin sempat ikut meresmikan extension hotel yang baru saja dibangun. Foto dokumentasi itu bahkan masih ada dan terpajang di dinding Balai Adika Hotel Majapahit.

Perjalanan pelawak legendaris Hollywood, Charlie Chaplin menuju dunia belahan timur pernah sampai di Hindia Belanda. Sejumlah kota tercatat pernah menjadi persinggahannya, termasuk Surabaya.Kamar Charlie Chaplin di Hotel Majapahit Surabaya Foto: Amir Baihaqi/detikcom

"Foto dokumentasinya tertanggal 1 April 1932 pada saat peresmian extension hotel. Charlie Chaplin kebetulan ada di sini ikut juga meresmikan. Dan itu terlihat dari foto di Balai Adika," papar Tenny.

Menurut Tenny, di Hotel Majapahit, Charlie Chaplin tercatat menginap di kamar legendary suit nomor 47. Nama Charlie Chaplin kini dipakai untuk nama kamar tersebut.

"Dia menginap di kamar legendary suit di kamar nomor 47. Jadi, kamar legendary suit kami hanya ada 9 kamar saja. Yang mana masing-masing kamar mempunyai nama," terang Tenny.

"Di dalam kamar Charlie Chaplin terdapat foto peresmian dia pada saat meresmikan extension Hotel Majapahit dan juga beberapa ada artikel-artikel perjalanan hidupnya," tambahnya.

Meski sempat singgah di Hotel Oranje, lanjut Tenny, pihak hotel waktu itu, tidak mengetahui persis apa aktivitas Charlie Chaplin selama di Surabaya. Sebab, di Surabaya Charlie Chaplin hanya transit sebentar sebelum melanjutkan perjalanannya ke Bali.

Perjalanan pelawak legendaris Hollywood, Charlie Chaplin menuju dunia belahan timur pernah sampai di Hindia Belanda. Sejumlah kota tercatat pernah menjadi persinggahannya, termasuk Surabaya.Kamar Charlie Chaplin di Hotel Majapahit Surabaya Foto: Amir Baihaqi/detikcom

"Di Surabaya sendiri aktivitasnya yang kami ketahui tidak ada yang spesifik. Karena Charlie Chaplin sendiri pada dasarnya bepergian keliling dunia, hanya ingin mengetahui kehidupan sosial dari masing-masing orang di setiap tempat," jelasnya.

Terpisah, pegiat sejarah Kuncarsono Prasetyo menyebut, Charlie Chaplin sempat datang menghadiri undangan pemutaran film perdananya berjudul City of Lights (1931) di salah satu bioskop Surabaya. Adapun bioskop yang dihadiri Charlie Chaplin itu kini menjadi Museum House of Sampoerna.

"Ada kaitannya dengan pemutaran film perdananya di bioskop Surabaya. Bioskop itu ada di Museum House of Sampoerna itu," papar Kuncar.

Jadi, di dalam kompleks House of Sampoerna itu memang selain sebagai pembuat rokok, tempat tinggal juga ada bioskopnya," pungkas Kuncarsono.



Simak Video "Menikmati Menu Makan Malam di Hotel Mewah Kota Pahlawan, Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/sun)