Mengenal Pencak Kuntu Mancilan, Silat Asli Kota Pasuruan

Muhajir Arifin - detikJatim
Jumat, 14 Jan 2022 12:29 WIB
Pencak Kuntu Mancilan
Pencak Kuntu Mancilan (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan -

Pencak Kuntu Mancilan merupakan silat yang sudah dikenal di Pasuruan sejak zaman kolonial. Bela diri ini eksis hingga sekarang dan melahirkan para pendekar yang mampu mengukir prestasi di berbagai kejuaran sehingga mengangkat nama kota.

Silat Kuntu Mancilan didirikan oleh ulama dan pejuang bernama Hasan Wiroi atau dikenal dengan nama Mbah Hasan sekitar tahun 1817. Mbah Hasan merupakan keturunan Hasan Sanusi atau Mbah Slagah yang jika dirunut garis keturunannya sampai Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati.

Mbah Hasan kala itu mendirikan padepokan silat di Kampung Mancilan, yang saat ini terletak di Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Di padepokan ini, Mbah Hasan menggembleng para pemuda dengan seni bela diri dan tenaga dalam untuk melawan penjajah.

Setelah Mbah Hasan meninggal, kepemimpinan padepokan diteruskan anak keturunannya. Padepokan Mancilan sudah melahirkan banyak pendekar pilih tanding yang disegani.

Pencak Kuntu MancilanPara pendekar Pencak Kuntu Mancilan (Foto: Muhajir Arifin)

Pencak Kuntu Mancilan terbagi dalam tiga bagian yakni pencak olah raga, pencak seni, dan tenaga dalam. Pencak olah raga biasanya untuk pertandingan atau duel yang diikutkan dalam kejuaraan, pencak seni biasa untuk pertunjukan yang diiringi dengan musik, sementara tenaga dalam merupakan olah pernafasan yang biasanya diajarkan pada murid-murid dengan syarat-syarat tertentu.

Pencak Kuntu Mancilan sempat pecah, yakni Persatuan Pencak Pusaka Mancilan disebut Pencak Timur dan Pencak Untung Suropati Mancilan disebut Pencak Barat. Pada tahun 1985, murid dari kedua perguruan sepakat kembali bersatu dalam naungan Perguruan Pencak Silat Kuntu Mancilan Pasuruan.

"Saat ini Pencak Kuntu Mancilan punya 16 ranting yang tersebar di Kota dan Kabupaten Pasuruan hingga satu ranting di Bali," kata Nuril Hidayati (50), salah satu penerus kepemimpinan Perguruan Pencak Silat Kuntu Mancilan Pasuruan.

Murid-murid perguruan terus bertambah dan terus menorehkan prestasi di berbagai ajang pertandingan pencak silat baik tingkat regional maupun nasional. Murid-murid padepokan juga sudah menyebar ke Kalimantan, Jawa Tengah, Cirebon dan Jakarta.



Simak Video "Tradisi Adat Budaya Masyarakat Wangi-Wangi, Pencak Silat Pulau Kaledupa Wakatobi Sulawesi Tenggara"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)