Harga Sembako Jawa Timur Hari Ini: Elpiji 3 Kg Naik, Cabai-Bawang Turun

Harga Sembako Jawa Timur Hari Ini: Elpiji 3 Kg Naik, Cabai-Bawang Turun

Mira Rachmalia - detikJatim
Selasa, 13 Okt 2026 09:35 WIB
Simak harga sembako Jatim hari ini
Simak harga sembako Jatim hari ini. Foto: Eka Fitria Lusiana/detikJatim
Surabaya -

Harga sembako di Jawa Timur (Jatim) terus mengalami fluktuasi dari hari ke hari. Pada hari ini daging sapi, cabai keriting dan gas elpiji naik, daging dan telur ayam kampung turun, cabai besar, cabai rawit, bawang merah turun.

Memantau harga sembako setiap hari menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Selain membantu masyarakat dalam mengatur belanja harian, informasi ini juga penting untuk menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah situasi harga yang tidak menentu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Update Harga Sembako 13 Oktober 2026

Sembako adalah singkatan dari sembilan bahan pokok. Sembako merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat tersebut terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.

ADVERTISEMENT

Selain sembilan bahan pokok tersebut, harga kebutuhan dapur yang tidak kalah penting adalah cabai. Berikut daftar harga sembako terbaru di Jawa Timur Selasa 13 Oktober 2026, dirangkum dari sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok (Siskaperbapo) di Jawa Timur.

  • Beras Premium: Rp 15.006/kg
  • Beras Medium: Rp 12.921/kg
  • Gula kristal putih: Rp 17.427/kg
  • Minyak goreng curah: Rp 20.515/kg
  • Minyak goreng kemasan premium: Rp 22.030/liter
  • Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 18.781/liter
  • Minyak goreng Minyakita: Rp 15.986/liter
  • Daging sapi paha belakang: Rp 134.523/kg
  • Daging ayam ras: Rp 38.203/kg
  • Daging ayam kampung: Rp 67.688/kg
  • Telur ayam ras: Rp 24.260/kg
  • Telur ayam kampung: Rp 49.939/kg
  • Susu kental manis merek Bendera: Rp 12.468 370 gr/kl
  • Susu kental manis merek Indomilk: Rp 12.383 370 gr/kl
  • Susu bubuk merek Bendera: Rp 41.857 400 gr/dos
  • Susu bubuk merek Indomilk: Rp 40.494 400 gr/dos
  • Garam bata: Rp 1.921
  • Garam halus: Rp 9.086/kg
  • Cabai merah keriting: Rp 53.720/kg
  • Cabai merah besar: Rp 41.293/kg
  • Cabai rawit merah: Rp 64.426/kg
  • Bawang merah: Rp 26.259/kg
  • Bawang putih: Rp 28.416/kg
  • Gas elpiji: Rp 20.017

Berdasarkan harga sembako di Jawa Timur hari ini, daging sapi paha belakang naik Rp 895 atau 0,67%, cabai merah keriting naik 2.074 Rp 4,02%, gas elpiji naik Rp 156 atau 0,78%.

Sementara hari ini daging ayam kampung turun Rp 2.410 atau 3,44 persen, telur ayam kampung turun Rp 1.707 atau 3,74 persen, cabai merah besar turun Rp 707 atau 1,68%, cabai rawit merah turun Rp 835 atau 1,28%, bawang merah turun Rp 679 atau 2,52%.

Faktor Perubahan Harga Sembako

Perubahan harga sembako dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari biaya produksi, kebijakan pemerintah, kurs, hingga cuaca. Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi naik dan turunnya harga sembako.

  • Jika permintaan meningkat, tapi penawarasn tetap atau berkurang, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika penawaran lebih banyak daripada permintaan, harga bisa turun.
  • Cuaca ekstrem, bencana alam, atau perubahan musim dapat mempengaruhi produksi pertanian. Kekurangan pasokan akibat cuaca buruk menyebabkan kenaikan harga.
  • Kebijakan impor, subsidi, pajak, atau regulasi lain yang dikeluarkan pemerintah dapat mempengaruhi harga sembako. Misalnya, pembatasan impor atau perubahan pajak.
  • Kenaikan harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, atau upah pekerja dapat meningkatkan biaya produksi dan transportasi, yang mempengaruhi harga sembako.
  • Fluktuasi nilai tukar mata uang, terutama jika bahan pokok diimpor, dapat mempengaruhi harga. Depresiasi mata uang lokal akan membuat harga barang impor lebih mahal.
  • Inflasi tinggi cenderung menyebabkan kenaikan harga sembako karena meningkatnya biaya barang dan jasa.
  • Kondisi ekonomi yang tidak stabil dapat memperburuk situasi.
  • Masalah rantai distribusi seperti kemacetan, pemogokan, atau masalah logistik lainnya bisa menyebabkan keterlambatan pengiriman, mengurangi pasokan, dan harga naik.

Berbagai faktor ini mempengaruhi harga sembako sering kali berubah-ubah, sehingga memerlukan pengawasan serta kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas pasar. Harga sembako juga bisa berbeda-beda di setiap pasar. Harga di atas merupakan harga rata-rata di Jawa Timur.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads