9 Penerbangan di Juanda Terdampak Karhutla Kalimantan, 4 Dibatalkan

9 Penerbangan di Juanda Terdampak Karhutla Kalimantan, 4 Dibatalkan

Suparno - detikJatim
Rabu, 23 Sep 2026 20:00 WIB
Bandara Juanda, Sidoarjo
Bandara Juanda, Sidoarjo (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan berdampak terhadap penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. Total ada 9 penerbangan yang terdampak pada Rabu (23/9/2026).

General Manager Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir mengatakan, dari 9 penerbangan yang terdampak, sebanyak 5 penerbangan mengalami penundaan. Sementara 4 penerbangan lainnya dibatalkan.

"Beberapa penerbangan di Bandara Internasional Juanda terdampak akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan," kata M. Tohir dalam keteranganya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lima penerbangan yang mengalami penundaan yakni Super Airjet IU634 rute Surabaya-Banjarmasin, Sriwijaya Air SJ640 rute Surabaya-Samarinda, Citilink QG460 rute Surabaya-Samarinda, Batik Air ID6135 rute Surabaya-Pangkalan Bun, serta Batik Air ID6134 rute Pangkalan Bun-Surabaya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, empat penerbangan yang dibatalkan yakni Nam Air IN242 rute Surabaya-Sampit, Wings Air IW1805 rute Surabaya-Sampit, Nam Air IN192 rute Surabaya-Pangkalan Bun, dan Nam Air IN243 rute Sampit-Surabaya.

Tohir menyampaikan pihak Bandara Internasional Juanda terus melakukan pemantauan terhadap kondisi penerbangan yang terdampak. Koordinasi juga dilakukan bersama maskapai dan stakeholder terkait.

"Manajemen Bandara Internasional Juanda terus melakukan pemantauan serta koordinasi secara intensif bersama maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan optimal," ujarnya.

Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk terus berkoordinasi dengan maskapai terkait informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan mereka.

"Kami menghimbau calon penumpang terms komunikasi dan berkoordinasi dengan pigak maskapai," pungkas M. Tohir.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads