Harga Sembako Jawa Timur Hari Ini, Cek Harga Bahan Pokok Hari Ini

Harga Sembako Jawa Timur Hari Ini, Cek Harga Bahan Pokok Hari Ini

Mira Rachmalia - detikJatim
Minggu, 16 Agu 2026 08:40 WIB
Ilustrasi harga sembako Jawa Timur hari ini.
Ilustrasi harga sembako Jawa Timur hari ini .(Foto: ChatGPT)
Surabaya -

Harga sembako di Jawa Timur (Jatim) terus mengalami fluktuasi dari hari ke hari. Pada hari ini harga beras premium, daging ayam kampung, telur ayam ras, garam, dan gas elpiji mengalami kenaikan.

Sementara harga beras medium, minyak goreng curah, daging ayam ras, telur ayam kampung, cabe merah keriting, cabe merah besar, bawang merah mengalami penurunan.

Memantau harga sembako setiap hari menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Selain membantu masyarakat dalam mengatur belanja harian, informasi ini juga penting untuk menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah situasi harga yang tidak menentu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Update Harga Sembako 16 Agustus 2026

Sembako adalah singkatan dari sembilan bahan pokok. Sembako merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat tersebut terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.

ADVERTISEMENT

Selain sembilan bahan pokok tersebut, harga kebutuhan dapur yang tidak kalah penting adalah cabai. Berikut daftar harga sembako terbaru di Jawa Timur, Minggu, 16 Agustus 2026, dirangkum dari sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok (Siskaperbapo) di Jawa Timur.

Beras Premium: Rp 15.168/kg
Beras Medium: Rp 12.834/kg
Gula kristal putih: Rp 17.078/kg
Minyak goreng curah: Rp 19.884/kg
Minyak goreng kemasan premium: Rp 21.625/liter
Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 18.783/liter
Minyak goreng Minyakita: Rp 15.943/liter
Daging sapi paha belakang: Rp 128.787/kg
Daging ayam ras: Rp 36.435/kg
Daging ayam kampung: Rp 70.906/kg
Telur ayam ras: Rp 23.861/kg
Telur ayam kampung: Rp 47.721/kg
Susu kental manis merek Bendera: Rp 12.627 370 gr/kl
Susu kental manis merek Indomilk: Rp 12.700 370 gr/kl
Susu bubuk merek Bendera: Rp 39.625 400 gr/dos
Susu bubuk merek Indomilk: Rp 39.533 400 gr/dos
Garam bata: Rp 2.754
Garam halus: Rp 9.398/kg
Cabai merah keriting: Rp 30.277/kg
Cabai merah besar: Rp 33.000/kg
Cabai rawit merah: Rp 45.481/kg
Bawang merah: Rp 27.537/kg
Bawang putih: Rp 30.009/kg
Gas elpiji: Rp 20.481

Berdasarkan harga sembako di Jawa Timur hari ini Harga beras premium naik Rp 121 atau 0,81 persen, minyak goreng kemasan sederhana naik Rp 47 atau 0,25 persen, daging ayam kampung naik Rp 721 atau 1,03 persen, telur ayam ras naik Rp 206 atau 0,87 persen, garam bata naik Rp 820 atau 42,35 persen, gas elpiji naik Rp 633 atau 3,19%.

Sementara Harga beras medium turun Rp 164 atau 1,26%, minyak goreng kemasan premium turun Rp 370 atau 1,83%, daging ayam ras turun Rp 758 atau 2,04 persen, Harga daging ayam kampung turun Rp 3.101 atau 6,77 persen, cabai merah keriting turun Rp 3.829 atau 11,23%, cabai merah besar turun Rp 1.697 atau 4,89%.

Faktor Perubahan Harga Sembako

Perubahan harga sembako dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari biaya produksi, kebijakan pemerintah, kurs, hingga cuaca. Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi naik dan turunnya harga sembako.

  • Jika permintaan meningkat, tapi penawarasn tetap atau berkurang, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika penawaran lebih banyak daripada permintaan, harga bisa turun.
  • Cuaca ekstrem, bencana alam, atau perubahan musim dapat mempengaruhi produksi pertanian. Kekurangan pasokan akibat cuaca buruk menyebabkan kenaikan harga.
  • Kebijakan impor, subsidi, pajak, atau regulasi lain yang dikeluarkan pemerintah dapat mempengaruhi harga sembako. Misalnya, pembatasan impor atau perubahan pajak.
  • Kenaikan harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, atau upah pekerja dapat meningkatkan biaya produksi dan transportasi, yang mempengaruhi harga sembako.
  • Fluktuasi nilai tukar mata uang, terutama jika bahan pokok diimpor, dapat mempengaruhi harga. Depresiasi mata uang lokal akan membuat harga barang impor lebih mahal.
  • Inflasi tinggi cenderung menyebabkan kenaikan harga sembako karena meningkatnya biaya barang dan jasa.
  • Kondisi ekonomi yang tidak stabil dapat memperburuk situasi.
  • Masalah rantai distribusi seperti kemacetan, pemogokan, atau masalah logistik lainnya bisa menyebabkan keterlambatan pengiriman, mengurangi pasokan, dan harga naik.

Berbagai faktor ini mempengaruhi harga sembako sering kali berubah-ubah, sehingga memerlukan pengawasan serta kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas pasar. Harga sembako juga bisa berbeda-beda di setiap pasar. Harga di atas merupakan harga rata-rata di Jawa Timur.



(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads