Harga berbagai komoditas sayur mayur di Pasar Tradisional Kebonagung, Kota Pasuruan naik dalam sepekan terakhir. Timun dan sawi mengalami lonjakan harga secara signifikan.
Pantauan detikJatim, hampir seluruh jenis sayuran mengalami kenaikan harga namun timun menjadi komoditas dengan lonjakan tertinggi. Sebelum libur sekolah, timun dijual sekitar Rp12 ribu/kilogram. Saat liburan, harganya sempat turun Rp10 ribu/kilogram. Kini, harga timun melonjak hingga Rp20 ribu/kilogram.
Sementara Harga terong naik dari Rp8 ribu/kilogram menjadi Rp10 ribu/kilogram. Sedangkan labu siam harganya meningkat dari Rp5 ribu/kilogram menjadi Rp7 ribu/kilogram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sawi naik dua kali lipat, dari Rp20 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram," kata salah satu pedagang, Hanida, Senin (20/7/2026).
Harga kacang panjang, wortel, dan buncis juga ikut merangkak naik. Meski demikian ada beberapa komoditas yang harganya stabil, yakni kubis dan kentang masih.
Harga daging ayam juga masih bertahan tinggi di kisaran Rp35 ribu per kilogram. Naik dibanding sebelumnya yang berada di angka sekitar Rp31 ribu per kilogram.
Hanida mengatakan kenaikan harga mulai terasa sejak awal pekan atau bertepatan dengan dimulainya kegiatan belajar di sekolah. Menurutnya, pasokan sayuran dari petani berkurang sehingga harga kulakan ikut meningkat.
"Pasokan dari petani memang berkurang. Akibatnya harga dari pengepul naik, sehingga kami juga terpaksa menaikkan harga jual," ujarnya.
Pedagang lainnya, Aminah mengaku kenaikan harga membuat daya beli masyarakat ikut menurun. Banyak pembeli yang mengurangi jumlah belanja agar pengeluaran tetap sesuai anggaran.
Para pedagang menilai terbatasnya pasokan dari daerah penghasil menjadi penyebab utama kenaikan harga. Namun, sebagian di antaranya juga menduga meningkatnya kebutuhan bahan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut mendorong tingginya permintaan, sehingga stok sayuran di pasar tradisional menjadi lebih terbatas.
"Nggak tahu juga. Kata orang-orang pas sama ada MBG masuk itu," kata Aminah.
