Pengelola Tol Paspro Siapkan Pembayaran Tol Portabel Mudik Lebaran 2026

Pengelola Tol Paspro Siapkan Pembayaran Tol Portabel Mudik Lebaran 2026

M Rofiq - detikJatim
Senin, 16 Mar 2026 20:20 WIB
Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro)
Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) (Foto: M Rofiq/detikJatim)
Probolinggo -

Menjelang arus mudik Lebaran 2026, pengelola Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro), melakukan berbagai persiapan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas jelang arus mudik dan arus balik lebaran.

Beberapa hari menjelang Lebaran, pengelola tol mulai memaksimalkan kesiapan layanan, termasuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kecelakaan selama arus mudik maupun arus balik lebaran.

Sejumlah peralatan evakuasi telah disiapkan, di antaranya hydraulic cutter atau alat pemotong besi, hydraulic spreader yang berfungsi membuka dan merenggangkan bagian kendaraan yang ringsek, hingga pneumatic jack yang digunakan untuk mengangkat kendaraan menggunakan tekanan gas nitrogen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain kesiapan alat, pengelola juga menggelar simulasi penanganan kecelakaan dengan skenario kendaraan mengalami kerusakan parah. Dalam simulasi tersebut, petugas dituntut bekerja cepat namun tetap mengutamakan ketelitian saat mengevakuasi korban.

ADVERTISEMENT

Tol Paspro sendiri memiliki lima gerbang tol utama, yakni Grati, Tongas, Probolinggo Barat, Probolinggo Timur, dan Gending yang dipersiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Meski sebelumnya sempat terjadi longsor pada pembatas jalan di beberapa titik akibat hujan deras, pihak pengelola memastikan saat ini seluruh ruas tol sudah dalam kondisi aman dan siap dilalui pemudik.

Manager Operasi dan Konstruksi PT Trans Jawa Paspro, Vippi Hadiyanto, mengatakan pihaknya juga menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, termasuk memaksimalkan operasional gerbang tol dan menambah fasilitas pendukung.

"Kami juga menyiapkan mobile reader untuk transaksi tol apabila terjadi antrean di gerbang. Harapannya pelayanan bisa tetap maksimal saat terjadi lonjakan kendaraan," ujarnya. Senin petang (16/3/2026).

Selain itu, dibukanya jalur fungsional yang terhubung hingga wilayah Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan, khususnya yang menuju arah Banyuwangi.

Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di pintu masuk maupun keluar tol, pengelola juga menyiapkan mobile reader, yakni alat transaksi pembayaran tol portabel yang dapat digunakan secara fleksibel di lapangan.

Sementara itu, peningkatan volume kendaraan di Tol Paspro diperkirakan justru terjadi pada arus balik Lebaran, yakni pada 24 hingga 28 Maret 2026.



(abq/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads