Antusias Warga Surabaya Berburu Sembako di Pasar Murah Pemkot

Antusias Warga Surabaya Berburu Sembako di Pasar Murah Pemkot

Jihan Navira - detikJatim
Rabu, 11 Mar 2026 11:30 WIB
Pasar Murah di Surabaya
Pasar Murah di Surabaya/Foto: Jihan Navira/detikJatim
Surabaya -

Pemerintah Kota Surabaya kembali menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. Salah satunya digelar di Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes yang langsung disambut antusias warga.

Lurah Manukan Kulon Heni Dwi Aliani (48) mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program yang digelar pihak Pemerintah Kota Surabaya secara serentak di berbagai wilayah kecamatan.

"Di kelurahan Manukan Kulon hanya satu hari saja. Untuk Kecamatan Tandes, tetap berlangsung sampai hari terakhir di lain kelurahan dan besok ini di Kelurahan Banjarsugihan," ujar Heni saat ditemui di lokasi, Rabu (11/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, berbagai bahan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut. Di antaranya beras 5 kilogram seharga Rp 72 kilogram sebanyak 27 sak dan beras 3 kilogram Rp 44 kilogram sebanyak 48 sak.

ADVERTISEMENT

Selain itu tersedia juga minyak goreng 1 liter seharga Rp 19,5 ribu dengan stok 36 botol, gula pasir Rp 16.500 dengan stok 144 kemasan, serta Minyakita seharga Rp 15 ribu satu liter sebanyak 48 buah.

Untuk komoditas lain, panitia juga menyediakan bawang putih 10 pak, bawang merah 10 pak, cabai merah besar 10 pak, serta cabai rawit.

Heni mengatakan, pihak kelurahan hanya menerima dan menyalurkan komoditas yang telah didistribusikan oleh pemerintah kota melalui kecamatan.

Meski hanya dibuka mulai pukul 09.30 WIB hingga 11.00 WIB dengan jumlah terbatas, warga yang datang tetap dilayani sesuai ketersediaan stok.

"Kita hanya menerima distribusi saja. Jadi berapa yang dikirim ke kita, itu yang kita jual ke warga. Kalau habis ya mohon maaf, apalagi sistemnya memang siapa cepat dia dapat," katanya.

Bagi warga yang ingin berbelanja di pasar murah, Heni menyebut tidak ada syarat khusus dan terbuka bagi masyarakat umum.

"Tidak hanya untuk masyarakat Manukan Kulon saja. Kalau ada dari kelurahan atau kecamatan lain kita persilakan, tidak ada batasan," ujarnya.

Ia menambahkan, jika antusiasme warga tinggi, pihak kelurahan berencana kembali menggelar kegiatan serupa dengan berkolaborasi bersama Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).

"Kalau memang antusias warga tinggi dan stok cepat habis, kemungkinan kita buka lagi bekerja sama dengan KKMP. Biasanya sebulan bisa 2 kali," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat dan Perekonomian Kecamatan Tandes Dwi Hariyono (53), menjelaskan pasar murah ini merupakan batch ketiga yang digelar selama empat hari.

"Untuk batch ketiga ini dilaksanakan tanggal 11 sampai 14. Setiap hari satu lokasi di setiap kecamatan, jadi bergilir," jelasnya.

Ia mengatakan jumlah komoditas dan jenis barang yang dijual di setiap lokasi dibuat sama agar distribusi merata.

"Jenis komoditas dan jumlah barangnya sama di setiap lokasi. Waktunya juga serentak," katanya.

Salah satu warga Lina (69), mengaku senang dengan adanya pasar murah tersebut. Ia bahkan membeli minyak goreng dalam jumlah cukup banyak untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus bahan usaha gorengan.

Warga lainnya Ike (69) menyebut harga yang dipatok di pasar murah menjadi salah satu alasan dirinya datang.

"Senang sekali, karena lebih murah dari pasar. Selisih seribu dua ribu rupiah itu lumayan, bisa buat beli yang lain," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantu warga karena bisa menghemat pengeluaran belanja rumah tangga. "Kalau bisa ya sering-sering diadakan. Jadi nggak perlu jauh-jauh ke pasar dan bisa lebih hemat," pungkasnya.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads