Menjelang bulan suci Ramadan sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar tradisional di Trenggalek mengalami peningkatan. Lonjakan tertinggi terjadi pada komoditas cabai merah yang mencapai Rp92 ribu/kilogram.
Di Pasar Basah Trenggalek, harga cabai rawit merah meningkat Rp32 ribu/kilogram dari semula Rp60 ribu/kilogram menjadi Rp92 ribu/kilogram. Telur ayam ras meningkat dari semula Rp26 ribu/kilogram menjadi Rp30 ribu/kilogram.
"Lonjakan harga ini terjadi sejak lima hari terakhir. Kalau stoknya relatif aman, tapi memang kebutuhan masyarakat ada peningkatan, sekarang kan musim selamatan megengan," kata salah seorang pedagang di Pasar Basah, Siti Fatimah, Senin (16/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya selain cabai dan telur, beberapa komoditas lain juga ikut mengalami peningkatan harga. Bawang merah naik dari Rp36 ribu/kilogram menjadi Rp42 ribu/kilogram. Daging ayam potong naik dari Rp35 ribu/kilogram menjadi Rp40 ribu/kilogram.
"Bawang putih justru relatif stabil Rp32 ribu/kilogram," jelasnya.
Peningkatan harga kebutuhan bahan pokok diprediksi akan bertahan hingga awal puasa. Harga akan kembali melandai pada pekan pertama puasa hingga pertengahan.
"Pertengahan puasa biasanya turun dan kemudian naik lagi saat mau lebaran," ujarnya.
Siti mengaku hingga saat ini pasokan kebutuhan pokok dari petani maupun pasar grosir relatif aman dan tidak sampai terjadi kelangkaan.
"Sebetulnya kalau harga terjangkau tingkat keuntungan pedagang justru lebih bagus karena daya belinya tinggi, tapi kalau harga tinggi keuntungannya sedikit. Misalkan cabai biasanya beli setengah kilogram jadi seperempat kilogram," jelasnya.
Sementara itu salah seorang pedagang kaki lima di Trenggalek, Aji Sulistyono, mengaku cukup terdampak akibat naiknya harga cabai rawit. Terlebih dagangannya memiliki ketergantungan tinggi terhadap cabai.
"Lumayan memberatkan karena dagangan saya kan oseng pedas," kata Aji.
Untuk menyiasatinya ia mencampur dengan cabai merah keriting. Perpaduan itu cukup menekankan biaya produksi.
"Kalau cabai keriting harganya Rp35 ribu/kilogram, ya cukup membantu. Saya menghindari penggunaan cabai kering, kadang konsumen ada yang yang nggak tahan dan mempengaruhi rasa," jelasnya.
