Menteri Investasi Apresiasi Bupati Ipuk Fasilitasi NIB ke Pelaku Usaha Kecil

Ardian Fanani - detikJatim
Kamis, 11 Agu 2022 17:09 WIB
Menteri Investasi Bahlia dan Bupati Ipuk
Menteri Investasi Bahlia dan Bupati Ipuk (Ardian Fanani/detikJatim)
Banyuwangi -

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) membagikan 700 Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) perseorangan. Di Kabupaten Banyuwangi sendiri, telah terbit NIB sebanyak 14.630 NIB dan menempati peringkat ke-2 kabupaten/kota dengan NIB terbanyak se-Jawa Timur.

Penyerahan dilakukan di Gelanggang Olah Raga (GOR) Tawang Alun, Kamis (11/8/2022). Turut hadir Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Abdullah Azwar Anas, dan Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Utama Kabupaten Banyuwangi KH Ali Makki Zaini.

Dalam sambutannya, Bahlil menyampaikan apresiasi kepada Bupati Ipuk atas komitmennya dalam mendorong langsung pelaku UMK untuk mengurus legalitas usahanya. Bahlil
menegaskan kembali bahwa pelaku UMK memiliki peran penting dalam menopang perekonomian nasional, terutama di tengah kondisi pandemi COVID-19 saat ini.

"Saya apresiasi kepada ibu Bupati Banyuwangi yang secara terus-menerus memberikan NIB sampai ke desa-desa. Belum pernah saya menemukan seperti ini ketika saya memberikan NIB di beberapa daerah yang telah saya datangi. Ini betul-betul ke akarnya langsung di desa," ujar Bahlil kepada wartawan, Kamis (11/10/2022).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyampaikan terima kasih kepada Menteri Investasi atas kemudahan pengurusan perizinan yang diberikan, khususnya bagi pelaku UMK
perseorangan. Dengan adanya kemudahan pengurusan perizinan tersebut, Ipuk berharap pelaku UMK dapat meningkatkan perekonomian arus bawah, baik di tingkat keluarga maupun wilayah terkecil, yaitu desa.

"Kami selaku pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri atas dukungan kepada daerah, dalam pengembangan program pemberdayaan masyarakat, terutama para pelaku ekonomi kecil atau ekonomi arus bawah dan UMKM yang ada di daerah," ucap Ipuk.

M. Nur Wahid, pemilik restoran ikan bakar di Kabupaten Banyuwangi yang hadir dalam kegiatan tersebut mengakui usahanya baru saja memiliki NIB setelah 1 (satu) tahun berjalan. Wahid
menyampaikan bahwa keterbatasan informasi serta rumitnya birokrasi menjadi kendala baginya dalam mengurus perizinan yang diperlukan. Akan tetapi, saat ini proses perizinan sangat mudah dengan adanya aplikasi Online Single Submission (OSS) Indonesia.

"Dan ternyata sangat mudah sekali, dengan aplikasi OSS pengurusannya bisa dilakukan di mana saja. Bahkan kami tidak perlu datang ke kantor pemerintahan atau kantor perizinan untuk mengurusnya," ungkap Wahid.

Kabupaten Banyuwangi, menjadi lokasi ke-5 pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan pemberian NIB pelaku UMK perseorangan yang diselenggarakan oleh Kementerian Investasi/BKPM dari total rencana 20 wilayah di seluruh Indonesia. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Solo, Jakarta, Medan, dan Banjarbaru.

Sejak tanggal 2 Agustus 2022, telah dilakukan pelatihan secara daring kepada sekitar 700 pelaku UMK perseorangan di Kabupaten Banyuwangi mengenai pengurusan NIB melalui aplikasi OSS Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, sampai dengan 11 Agustus 2022, tercatat sebanyak 1.683.328 NIB telah berhasil diterbitkan melalui sistem OSS di seluruh wilayah Indonesia.

Di Kabupaten Banyuwangi sendiri, telah terbit NIB sebanyak 14.630 NIB dan menempati peringkat ke-2 kabupaten/kota dengan NIB terbanyak se-Jawa Timur. Sebanyak 14.493 NIB atau 99%. NIB yang terbit di Kabupaten Banyuwangi merupakan milik pelaku UMK. Untuk Provinsi Jawa Timur, tercatat sebanyak 247.653 NIB telah berhasil diterbitkan dan merupakan peringkat ke-2 tertinggi setelah Provinsi Jawa Barat.



Simak Video "Menteri Bahlil Sewot NIB Diperjualbelikan di Marketplace"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/fat)