Kabar Finance

Mendag Zulhas Maklumi Harga Telur Naik Karena Peternak Sempat Rugi 2 Tahun

Tim detikFinance - detikJatim
Minggu, 26 Jun 2022 13:02 WIB
Mendag Zulhas blusukan ke Pasar Kramat Jati
Foto: Ilyas Fadilah/detikcom: Mendag Zulhas blusukan ke Pasar Kramat Jati
Jakarta -

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengecek harga bahan pokok di Pasar Jaya Kramat Jati, Jakarta Timur Sabtu (25/6). Dalam kesempatan itu, Zulhas meninjau harga telur ayam yang naik. Zulhas pun memaklumi kenaikan tersebut.

Dilansir detikFinance, Zulhas menemukan harga telur ayam mencapai Rp 28 ribu/kg. Menurut Zulhas, kenaikan harga telur ayam merupakan sesuatu yang bisa dimaklumi.

Pasalnya, peternak ayam petelur sudah merugi selama 2 tahun lebih. Tingginya harga telur sekarang dianggapnya sebagai upaya untuk menutupi kerugian yang peternak alami sebelumnya.

"Nah sekarang harga-harga kita memang ada kenaikan sedikit seperti telur, dulunya sebelum puasa 24 ribu 26 ribu, kemarin 29 ribu, sekarang 28 ribu, turun seribu tapi masih tinggi. Saya berharap ini bisa dimaklumi, karena peternak ayam petelur 2 tahun lebih rugi. Jadi kalau sebulan ini nutupin kerugian yang kemarin, saya kira wajar," kata Zulhas saat blusukan di pasar Jaya Kramat Jati.

Dia mengklaim naiknya harga telur baru terjadi satu bulan, dan menjadi sesuatu yang wajar. Menurut Zulhas, wajar jka peternak unggas mengambil sedikit untung.

Selain telur, komoditas lain seperti cabai, daging, dan ayam masih tinggi. Zulhas pun sempat membandingkan harga bahan pokok Indonesia dengan negara tetangga seperti Singapura.

"Tapi dibandingkan negara-negara lain ini, beras antara Rp 10 ribu-Rp 12 ribu. Yang Premium Rp 12 ribu. Nah di Singapura beras itu 32 ribu," tambahnya.

Kemudian, harga ayam di Indonesia adalah Rp 38 ribu, sementara di Singapura Rp 129 ribu. Daging sapi di Indonesia Rp 140 ribu, sementara di Singapura dan Vietnam Rp 170 ribu.

"Jadi teman-teman, harga itu ada perubahan karena dunia memanas, energi langka, pangannya naik. Kalau di (negara) barat 10%, kita antara 3% karena dibantu subsidi," pungkasnya.



Simak Video "Mendag Zulhas Bagikan Cabai-Minyak Goreng di Jambi"
[Gambas:Video 20detik]
(hse/iwd)