Indeks di Lamongan Ini Capai 63,50 Saat Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Eko Sudjarwo - detikJatim
Rabu, 28 Okt 2026 17:30 WIB
Pak Yes saat memimpin upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98. (Foto: Istimewa)
Lamongan -

Pemkab Lamongan terus memperkuat berbagai program untuk mengembangkan potensi generasi muda. Upaya itu dilakukan agar Lamongan menjadi rumah yang ramah bagi kreativitas, mimpi, dan kontribusi pemuda dalam pembangunan daerah.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan hal tersebut saat memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Alun-alun Lamongan, Rabu (28/10/2026).

Dalam amanatnya, Yuhronur mengungkapkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kabupaten Lamongan pada 2025 mencapai 63,50 dan masuk kategori baik. Capaian tersebut, menurutnya, menjadi salah satu indikator perkembangan pembangunan kepemudaan di daerah.

"Pemerintah Kabupaten Lamongan terus membuka ruang pengembangan pemuda melalui Megpreneur, Perintis, Lamongan Nyantri, Young Entrepreneur Success dan Generasi Emas Lamongan serta berbagai program dan ruang kolaborasi lainnya," ujar Yuhronur.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menegaskan, komitmen pengembangan pemuda juga diperkuat dengan menjadikan IPP sebagai salah satu indikator kinerja dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah. Karena itu, pengembangan generasi muda tidak cukup hanya melalui program pemerintah, tetapi juga perlu didukung ruang kolaborasi yang memungkinkan mereka mengembangkan gagasan dan berkontribusi secara nyata.

Yuhronur juga menyoroti potensi diaspora pemuda Lamongan yang tersebar di berbagai daerah hingga luar negeri. Keberadaan mereka dinilai dapat menjadi kekuatan sosial, ekonomi, sekaligus sumber daya untuk meningkatkan daya saing daerah.

Pemkab Lamongan, lanjutnya, siap membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan para pemuda, termasuk mereka yang berkiprah di luar daerah maupun luar negeri. "Untuk mendukung potensi ini, pemerintah daerah siap membuka ruang kolaborasi dan mendengar gagasan-gagasan yang konstruktif dari insan pemuda," imbuhnya.

Menurut Yuhronur, keterlibatan pemuda dengan beragam pengalaman dan keahlian diharapkan dapat menghadirkan ide-ide baru bagi pembangunan Lamongan. Dengan demikian, potensi generasi muda dapat dikelola menjadi kekuatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut, Pemkab Lamongan juga memberikan penghargaan kepada 10 Pemuda Pelopor Desa Kabupaten Lamongan Tahun 2026.

Penghargaan diberikan kepada para pemuda yang menunjukkan dedikasi dan kontribusi di berbagai bidang, mulai dari kewirausahaan, seni dan budaya, ekonomi digital, lingkungan, hingga sosial kemasyarakatan.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap generasi muda desa yang dinilai kreatif, inovatif, serta mampu menghadirkan perubahan positif di lingkungan masing-masing.

Melalui program pengembangan kepemudaan, ruang kolaborasi, dan apresiasi bagi pemuda pelopor, Pemkab Lamongan berharap semakin banyak generasi muda yang berani mengembangkan potensi dan mengambil peran dalam pembangunan.

Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah membutuhkan keterlibatan generasi muda, baik yang berkarya di Lamongan maupun yang berkiprah di luar daerah.



Simak Video "Video: 'Selamat Hari Sumpah Pemuda' Menggema di X"

(auh/dpe)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork