Halte di depan Gedung Pandan Sari, Kandangan, Surabaya, belum dilengkapi kursi meski bangunannya telah berdiri sekitar sepekan. Kondisi ini membuat penumpang harus berdiri saat menunggu bus atau duduk di atas batu sekitar halte.
Salah seorang penumpang, Lailatul Qodriyah, mengaku kelelahan karena harus berdiri cukup lama ketika menunggu bus. Dia berharap kursi segera dipasang agar penumpang bisa menunggu dengan lebih nyaman.
"Ya capek, Mas, berdiri lama terus kayak gini sambil nunggu bus. Kalau mau duduk ya mau enggak mau duduk di bawah sini, di batu. Pengennya sih cepat-cepat dibuatin kursi ya, soalnya capek berdiri," kata Lailatul kepada detikJatim, Selasa (27/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lailatul mengatakan, dirinya hampir setiap hari menggunakan bus untuk berangkat kerja ke kawasan Manukan. Dia memilih transportasi umum karena sepeda motor di rumah digunakan oleh anak dan suaminya.
"Saya biasanya ke Manukan hampir tiap hari buat berangkat kerja. Motornya dipakai anak sama suami, jadi saya ya naik bus ini," ujarnya.
Meski belum dilengkapi kursi, Lailatul menilai halte tersebut masih lebih baik dibandingkan sejumlah halte lain yang hanya memiliki tiang atau palang. Menurutnya, bangunan halte di Sememi itu setidaknya sudah bisa digunakan untuk berteduh ketika menunggu bus.
"Udah lebih seminggu ini dibangun haltenya. Tapi ya ini lumayan, Mas, enggak apa-apa, daripada di sana itu banyak halte yang cuma palangnya aja. Yang ini masih ada bentukan haltenya, bisa buat neduh," imbuhnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Tim Kerja Pemeliharaan Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Prasetyo Prambayanto, mengatakan pembangunan halte tersebut masih dalam proses pengerjaan. Dia memastikan fasilitas tempat duduk juga akan dipasang.
"Masih on progress. Kursi nanti ada juga," kata Prasetyo saat dikonfirmasi detikJatim.
Prasetyo menjelaskan, pemasangan kursi di halte tersebut diperkirakan dilakukan pada awal November 2026. Dia juga menyebut halte itu nantinya akan dilengkapi fasilitas pendukung lainnya seperti kursi dan peta rute.
"Awal November. Ada lengkap, memang masih belum selesai," ujarnya.
