Stasiun Lamongan Bakal Dipercantik, Ada Hall Baru-Parkir Diperluas

Stasiun Lamongan Bakal Dipercantik, Ada Hall Baru-Parkir Diperluas

Eko Sudjarwo - detikJatim
Senin, 26 Okt 2026 16:15 WIB
MoU Pemkab Lamongan dengan KAI
MoU Pemkab Lamongan dengan KAI/Foto: Istimewa
Lamongan -

PT KAI Daop 8 Surabaya berencana menata Stasiun Lamongan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan. Rencana pengembangan itu meliputi pembangunan hall penumpang dan selasar peron baru hingga perluasan area parkir.

Selain itu, KAI merencanakan penataan zona antar-jemput penumpang atau drop-off zone serta penyediaan area bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, rencana penataan Stasiun Lamongan saat ini masih dalam tahap perencanaan dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembahasan lebih lanjut diperlukan karena lahan yang direncanakan untuk pengembangan masih termasuk kawasan hutan kota. Karena itu, pemanfaatan lahan tersebut perlu dikoordinasikan dengan instansi terkait sesuai ketentuan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

"Penataan Stasiun Lamongan kami rencanakan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. Namun, karena lahan yang direncanakan untuk pengembangan masih termasuk kawasan hutan kota, saat ini kami mengedepankan koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan dan instansi terkait agar setiap tahapan dapat berjalan sesuai ketentuan," ujar Mahendro dalam keterangan tertulis, Senin (26/10/2026).

Rencana penataan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Lamongan berdasarkan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) pada 2025.

Dalam prosesnya, KAI Daop 8 Surabaya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Kabupaten Lamongan untuk membahas pemanfaatan lahan dan kesesuaian rencana pengembangan kawasan.

Dalam konsep pengembangan yang disiapkan, hall penumpang dan selasar peron baru diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan penumpang saat menunggu keberangkatan maupun mengakses peron.

Sementara itu, perluasan area parkir dan penataan zona antar-jemput ditujukan untuk membuat arus kendaraan lebih tertib, terutama bagi masyarakat yang mengantar atau menjemput penumpang di stasiun.

KAI juga memasukkan penyediaan area UMKM dalam rencana penataan. Fasilitas tersebut diharapkan membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan usaha sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelanggan.

Meski demikian, seluruh rencana pengembangan itu masih harus mempertimbangkan hasil koordinasi serta ketentuan pemanfaatan lahan yang berlaku.

Mahendro menegaskan sinergi antara KAI dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mempersiapkan pengembangan stasiun agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kami berharap melalui koordinasi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan, rencana penataan ini dapat dipersiapkan secara matang dengan memperhatikan aspek pelayanan, tata ruang, dan ketentuan lingkungan," katanya.

KAI Daop 8 Surabaya akan melanjutkan koordinasi dan pembahasan bersama pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait sebelum memasuki tahap berikutnya.

Dengan rencana tersebut, penataan Stasiun Lamongan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kereta api sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dengan tetap memperhatikan kesesuaian tata ruang dan keberlanjutan lingkungan.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads