PLN akhirnya buka suara terkait pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (26/10/2026) pagi. Gangguan tersebut sempat menghambat aktivitas masyarakat, termasuk pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di sejumlah SMA.
Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Ponorogo, Arif Jumiin, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan pasokan listrik yang dirasakan pelanggan. Dia menyebut pemadaman terjadi akibat gangguan pada jaringan kelistrikan.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat pemadaman listrik di beberapa wilayah Kabupaten Ponorogo," kata Arif dalam keterangannya, Senin (26/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arif menjelaskan, penyebab pasti gangguan tersebut masih ditelusuri. Setelah gangguan diketahui, petugas PLN langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan agar pasokan listrik bisa segera dipulihkan.
"Pemadaman tersebut terjadi akibat gangguan pada jaringan kelistrikan, sementara penyebab pastinya masih dalam proses penelusuran lebih lanjut," jelasnya.
Dia memastikan penanganan telah dilakukan untuk mempercepat pemulihan aliran listrik. Berdasarkan keterangan PLN, pasokan listrik di wilayah yang terdampak kini telah kembali normal.
"PLN segera mengerahkan petugas untuk melakukan penanganan dan mempercepat pemulihan pasokan listrik. Saat ini pasokan listrik di wilayah terdampak telah kembali normal," ungkap Arif.
Sebelumnya, pemadaman listrik pada Senin pagi dikeluhkan pihak sekolah karena bertepatan dengan jadwal pelaksanaan TKA. Sejumlah siswa SMA di Ponorogo telah bersiap mengikuti ujian yang membutuhkan dukungan pasokan listrik, tetapi kegiatan tersebut terkendala akibat listrik padam secara mendadak.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Swasta Ponorogo, Ikhwanul Abrori, sebelumnya menyebut sekolah tidak menerima pemberitahuan terkait pemadaman tersebut. Kondisi itu membuat pihak sekolah tidak sempat menyiapkan langkah antisipasi, seperti penggunaan generator set (genset).
Menanggapi gangguan kelistrikan tersebut, PLN menyatakan terus berupaya menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Arif juga mengimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123 apabila mengalami gangguan listrik maupun membutuhkan informasi mengenai layanan kelistrikan.
Dengan layanan tersebut, masyarakat diharapkan dapat menyampaikan laporan gangguan maupun memperoleh informasi resmi dari PLN.
