Trans Jatim Koridor Industri Pasuruan Ditargetkan Beroperasi Oktober 2027

Trans Jatim Koridor Industri Pasuruan Ditargetkan Beroperasi Oktober 2027

Faiq Azmi - detikJatim
Jumat, 23 Okt 2026 06:15 WIB
Antrean bus TransJatim di Terminal Purabaya
Ilustrasi Trans Jatim (Foto: Aprilia Devi/detikJatim)
Surabaya -

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa berjanji ke para buruh akan merealisasikan Bus Trans Jatim di wilayah industri Pasuruan. Rencananya, Bus Trans Jatim koridor industri Pasuruan akan disiapkan untuk tahun 2027.

"Target realisasinya sekitar bulan Oktober, (tahun 2027) bertepatan dengan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur," kata Nyono di Surabaya, Jumat (23/10/2026).

Nyono membeberkan pembukaan rute baru wilayah industri yakni Trans Jatim koridor VIII akan menghubungkan Surabaya, Sidoarjo, hingga Pasuruan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Secara khusus, rute Sidoarjo-Pasuruan direncanakan melintasi kawasan industri Pasuruan Industrial Estate (PIER) serta wilayah Beji," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Nyono menjelaskan bahwa koridor baru yang direncanakan terealisasi Oktober 2027 itu dihadirkan sebagai bentuk dukungan layanan transportasi publik terjangkau bagi para buruh dan pekerja pabrik di kawasan industri Pasuruan.

Menurut Nyono, pembukaan rute ini akan melengkapi jaringan transportasi aglomerasi Gerbangkertosusila Plus (GKS+), yang meliputi Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, dan Pasuruan. Rute baru ini diplot masuk ke dalam Koridor VIII GKS Plus.

Mengenai skema ketersediaan armada, Dishub Jatim tidak menambah trayek baru melainkan menerapkan metode scrapping atau peremajaan/penggantian kendaraan lama.

"Tidak ada trayek baru, semuanya menggunakan armada bus lama melalui proses scrapping. Misalnya, dua bus lama dikonversi menjadi satu armada Trans Jatim, atau lima angkot dilebur menjadi unit baru. Ini bertujuan menata tanpa menambah beban kemacetan," jelasnya.

Untuk pengoperasian rute baru tersebut, alokasi anggaran yang disiapkan diperkirakan mencapai Rp 10 Miliar hingga Rp15 Miliar.

"Untuk kebutuhan anggaran Bus Trans Jatim wilayah industri telah diakomodasi dalam rancangan pembahasan RAPBD Jatim 2027," tandasnya.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads