Titik Api Masih Menyala di TPA Supiturang hingga Malam Hari

Titik Api Masih Menyala di TPA Supiturang hingga Malam Hari

Muhammad Aminudin - detikJatim
Kamis, 22 Okt 2026 02:43 WIB
Penanganan kebakaran TPA Supiturang.
Penanganan kebakaran TPA Supiturang. (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Kebakaran hebat yang terjadi di TPA Supiturang Kecamatan Sukun, Kota Malang belum sepenuhnya padam. Hotspot masih ditemukan dan jumlahnya mencapai puluhan hingga Selasa malam.

Petugas gabungan berjibaku memadamkan titik api yang membakar perbukitan sampah di sisi selatan. Kepala Satpol PP Kota Malang Prayitno mengatakan bahwa penanganan kebakaran di TPA Supiturang terus berlangsung hingga malam ini. Untuk kondisi api, Prayitno menyebut sudah mengecil jika dibandingkan pada sore tadi.

"Sekarang sudah menjadi spot-spot kecil api. Mungkin ada sekitar 50 sampai 70 titik api kecil," ujar Prayitno kepada wartawan melalui sambungan telpon, Rabu (21/10/2026), malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prayitno menjelaskan sejak kebakaran terjadi Selasa siang api telah membakar perbukitan sampah di sisi selatan hingga seluas hampir satu hektare. Hanya 30% saja dari wilayah selatan perbukitan sampah itu yang tidak mengalami kebakaran.

"Jadi gini, bukit sampah Supiturang yang dari sisi selatan itu yang tidak terbakar sekitar 30%. Terus api membesar sekitar tadi siang satu hektare. Saat ini tiupan angin sudah reda dan sekarang masih ada kepulan asap putih," ujarnya kepada detikJatim, Selasa (21/10) malam.

ADVERTISEMENT

"Jadi asap putih itu dipersepsikan adalah uap air yang membasahi api. Jadi api sudah mengecil dibandingkan siang tadi," sambungnya.

Prayitno menambahkan hingga Selasa malam sekitar pukul 22.35 WIB, puluhan personel gabungan masih terus melakukan upaya pemadaman terhadap puluhan hotspot, sekaligus pembasahan yang berada di sisi utara serta bagian barat dari perbukitan sampah TPA Supiturang.

"Sisi utara masih mengepul (asap putih) sisi dan angin bergerak ke arah utara," imbuhnya.

Pihaknya menyebut gabungan tim pemadam kebakaran sudah optimal, setelah mendapatkan dukungan armada dan personel dari Pemerintah Kabupaten Malang, serta unit damkar sejumlah perusahaan.

"Jadi, malam ini tim damkar Kota Malang mendapat dukungan dari kabupaten tiga unit beserta 15 personelnya dan damkar dari perusahaan rokok. Secara teknis sudah optimal," bebernya.

Prayitno menegaskan, bahwa puluhan personel terus bersiaga hingga esok pagi di TPA Supiturang.

"Kami masih siaga hingga besok pagi," tegasnya.

Prayitno juga mengaku belum menerima laporan adanya warga terkena dampak asap akibat kebakaran TPA Supiturang.

"Sampai sekarang kami belum mendapat laporan dampak warga yang terpapar asap dan panas api dari Supiturang," tuturnya.

Sementara dampak asap kebakaran TPA Supiturang telah dirasakan warga Perum Austinville Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Sejak Selasa sore hingga malam asap putih dampak kebakaran menyelimuti kawasan perumahan yang berada di sebelah utara dari TPA Supiturang.

"Kabut asap dari siang pukul 2-an sudah masuk perumahan. Sampai malam pukul 21.00 WIB tadi kabut asap masih ada," kata Otto salah satu warga.

Menurut Otto adanya kabut asap dampak dari kebakaran TPA Supiturang cukup mengganggu bagi warga. Mereka pun berharap kebakaran dapat segera dipadamkan.

"Sesak kena kabut asap, baunya menyengat," pungkasnya.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads