Karhutla Masih Terjadi di 4 Titik Jatim, Khofifah Upayakan Water Bombing

Karhutla Masih Terjadi di 4 Titik Jatim, Khofifah Upayakan Water Bombing

Faiq Azmi - detikJatim
Rabu, 21 Okt 2026 23:30 WIB
Gubernur Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Khofifah Indar Parawansa (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di 4 titik di Jawa Timur (Jatim). Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengupayakan pemadaman melalui water bombing untuk titik karhutla yang susah dijangkau melalui jalur darat.

"Kalau ada (pemadaman menggunakan) water bombing kita bisa lebih efektif dan tentu (turunnya) hujan," kata Khofifah, Rabu (21/10/2026).

Khofifah menyampaikan pihaknya tengah melakukan upaya penanganan Karhutla dengan mengajukan permohonan bantuan heli untuk melakukan water bombing. Sebab, saat ini helikopter water bombing milik BNPB masih fokus memadamkan karhutla di Kalimantan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya water bombing merupakan langkah efektif untuk penanganan karhutla seperti yang sebelumnya pernah dilakukan.

"Kita sudah mengkomunikasikan agar mendapatkan perbantuan heli untuk melakukan water bombing, saya rasa kalau ada water bombing kita bisa lebih efektif dan tentu hujan," katanya.

ADVERTISEMENT

Data dari BPBD Jatim, karhutla masih membara di di wilayah Gunung Arjuno-Welirang, lebih tepatnya di Gunung Ringgit, Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Pasuruan.

"Jarak titik api dari permukiman warga sekitar 5 Km dan aktivitas masyarakat sekitar tidak terdampak secara langsung. Tim gabungan telah berhasil memadamkan titik api yang berada di Blok Sawahan, Blok Banggul Adem. Masih terdapat titik api di Blok Bendul, Kabupaten Mojokerto dan Bukit Limas, Kabupaten Pasuruan," kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto.

"Kendala lokasi titik api sering kali berada di ketinggian atau punggungan gunung yang tidak dapat dijangkau oleh kendaraan bermotor. Tim gabungan harus berjalan kaki mendaki dan pemadaman hanya bisa dilakukan secara manual," tambahnya.

Karhutla juga terjadi di Tamankursi, Kecamatan Sumbermalang, Situbondo. Saat ini, titik api teramati berada di area Puncak Argopuro dan area Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang.

"Titik api berada di daerah terjal dan sulit dijangkau sehingga penanganan pemadaman secara manual tidak bisa dilakukan," jelas Gatot.

Karhutla, lanjut Gatot juga terjadi di kawasan Gunung Bromo, lebih tepatnya berada di Sruni Point dan Kota Malang. Penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads