Kisah 5 Penari Gandrung Sewu Terjebak KMP Batumandi Terbakar di Merak

Kisah 5 Penari Gandrung Sewu Terjebak KMP Batumandi Terbakar di Merak

Eka Rimawati - detikJatim
Rabu, 21 Okt 2026 19:30 WIB
Penari Gandrung Sewu yang jadi penumpang KMP Batumandi saat terbakar di Merak saat video call dengan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Penari Gandrung Sewu yang jadi penumpang KMP Batumandi saat terbakar di Merak saat video call dengan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. (Foto: Istimewa)
Banyuwangi -

Lima orang penari Gandrung Sewu Banyuwangi asal Palembang dan Lampung ternyata menjadi penumpang KMP Batumandi yang terbakar di perairan Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten pada Selasa (20/10). Mereka sempat terjebak dalam kepungan asap dan terpaksa kehilangan perlengkapan menari yang terbakar di kendaraan.

"Kejadiannya sangat menegangkan Bu, kami semua merasa sesak di dalam kapal saat mulai terbakar sebelum akhirnya diangkut sekoci," tutur salah satu penari, Sefita Apriliani saat video call dengan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (21/10/2026).

Peristiwa mencekam tersebut menghanguskan selendang dan kipas yang hendak mereka gunakan untuk pertunjukan. Padahal, perlengkapan tari itu memiliki nilai kenangan mendalam bagi para peserta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sangat sedih selendang dan kipas kami ikut terbakar karena di dalam mobil. Itu kan pemberian Bu Ipuk ke sanggar kami beberapa tahun lalu," demikian lanjut Sefita.

Dilansir dari detikNews, Kapal feri KMP Batumandi terbakar di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon pada Selasa sekitar pukul 16.00 WIB. Dilihat dari video yang beredar kebakaran terjadi diduga berasal dari bagian belakang kapal. Asap pekat membubung tinggi.

ADVERTISEMENT

Saat kebakaran terjadi, tampak penumpang menaiki anjungan hingga geladak kapal untuk menyelamatkan diri. Mereka menunggu evakuasi dari petugas. Sementara dalam video Basarnas tamnpak kapal kecil mendekati kapal Ro-Ro yang terbakar. Tampak alat yang dipasang membantu penumpang turun dari kapal yang terbakar ke kapal evakuasi.

"Di perairan laut Selat Sunda, tepatnya di belakang Pulau Kecil Merak, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, telah terjadi kebakaran kapal Penumpang KMP Batu Mandi," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea.

Diketahui, KMP Batumandi sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Bakauheni pada pukul 14.52 WIB. Pada pukul 16.15 WIB, petugas darat melihat adanya percikan api di buritan bagian belakang kapal tepatnya di dek atas untuk muat kendaraan kecil.

"Hingga saat ini proses penanganan masih berlangsung oleh petugas gabungan dari unsur pelabuhan, Basarnas, dan kepolisian. ASDP mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang dan awak kapal telah berhasil dievakuasi," kata Corporate Secretary ASDP Windy Andale dilansir Antara.

"Belum diketahui pasti penyebab insiden kebakaran tersebut," imbuhnya.

Windy mengatakan pihaknya terus berkoordinasi secara intensif dengan otoritas pelabuhan, Basarnas, serta instansi terkait guna memastikan proses penanganan dan evakuasi dapat berlangsung secara optimal.

Dia juga berkomitmen untuk mendukung proses pemeriksaan oleh pihak berwenang serta menyampaikan perkembangan informasi secara berkala berdasarkan hasil verifikasi di lapangan. Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama ASDP.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads