Menkop Ferry Bakal Sinergikan Program Baznas-MES dalam Jaringan SI

Menkop Ferry Bakal Sinergikan Program Baznas-MES dalam Jaringan SI

Aprilia Devi - detikJatim
Selasa, 20 Okt 2026 21:41 WIB
Dialog Kebangsaan di Surabaya dakwah ekonomi Pimpinan Pusat Syarikat Islam (SI)
Dialog Kebangsaan di Surabaya dakwah ekonomi Pimpinan Pusat Syarikat Islam (SI) (Foto: Aprilia Devi/detikJatim)
Surabaya -

Menteri Koperasi (Menkop) sekaligus Presiden Lajnah Tanfidziyah Pimpinan Pusat Syarikat Islam (SI) Ferry Juliantono berkomitmen memperluas akses permodalan bagi pengusaha muslim. Salah satu upayanya dengan menyinergikan SI dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

Ferry mengatakan bahwa program unggulan Baznas, termasuk pendirian Pusat Bimbingan Mualaf bakal diadopsi serta dilaksanakan seluruh wilayah hingga cabang SI di Indonesia.

"Demikian pula program MES akan menjadi bagian dari gerakan SI agar manfaatnya langsung dirasakan di akar rumput," kata Ferry dalam acara Dialog Kebangsaan di Surabaya, Selasa (20/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia turut menegaskan arah kebijakan SI menyasar lima pilar utama penguatan ekonomi umat. Diantaranya Ekonomi Syariah, Koperasi, Zakat dan Wakaf, Ekologi dan Keberlanjutan, dan Kewirausahaan Umat.

ADVERTISEMENT

Lewat MES, SI dan Baznas akan meningkatkan literasi keuangan syariah, mengingat Indonesia termasuk negara dengan penduduk muslim terbesar dunia.

"Ini harus diubah. Kekuasaan akses permodalan yang dimiliki pemerintah diminta tidak hanya berputar pada ratusan korporasi besar, tetapi dibuka secara luas bagi pengusaha-pengusaha baru dari akar rumput. MES berperan menjembatani potensi usaha di daerah dengan sumber pembiayaan tersebut," tegasnya.

Sebagai Organisasi Islam, Ferry melanjutkan bahwa SI akan memperhatikan pilar di dalam dakwah ekonomi, salah satunya tentang pengembangan ekonomi yang tetap berpihak pada keberlanjutan lingkungan.

"Sehingga mudah-mudahan melalui lima pilar tersebut, akan menjadikan dakwah ekonomi SI di tahun mendatang, Insya Allah bisa terimplementasikan secara lebih efektif," harapnya.

Sementara itu, Menaker Yassierli yang turut hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut bersama dengan Ferry, mengajak SI untuk mengambil peran utama sebagai penggerak ekonomi kerakyatan dengan pendekatan dakwah ekonomi yang berbasis teknologi tepat guna.

"Langkah ini dinilai mampu menjawab tantangan lapangan kerja, produktivitas, dan kesejahteraan masyarakat sejalan dengan amanat konstitusi," tuturnya.

Ia menambahkan kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dengan berbagai pihak atau lembaga seperti Baznas juga terus terjalin. Sinergi tersebut bakal diperkuat dengan jaringan koperasi SI. Tujuannya agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat hingga akar rumput.

"Anggota SI berjumlah lebih dari sejuta orang. Jika kita bergerak bersama, dalam lima tahun seluruh kekuatan ini dapat diberdayakan. SI hadir tidak sekadar mengisi acara, melainkan menjadi solusi nyata mengurangi pengangguran, meningkatkan produktivitas, dan membuka lapangan kerja baru," imbuhnya.

Lebih lanjut, Ketua Baznas Sodik Mudjahid mengatakan bahwa sistem ekonomi syariah/Islam menjadi alternatif yang kini dicari dunia. Menurutnya Baznas merupakan perpanjangan tangan umat, bukan sekadar lembaga negara.

"Bersama jajaran pimpinan SI, Baznas memperkuat ekosistem ekonomi umat melalui lima pilar utama, termasuk pengelolaan 32 sumber dana potensial yang nilainya setara sepersepuluh PDB nasional," katanya.

Baznas sendiri telah memberdayakan 302.914 mustahik, dengan 15.000 orang berhasil naik kelas menjadi pemberi manfaat hingga saat ini.

Program tersebut rencananya akan diperluas agar dapat mencakup jaminan sosial, perlindungan kesehatan, perumahan, pemberdayaan mikro berbasis koperasi, akses air bersih, pengelolaan lingkungan, hingga dukungan pesantren dan madrasah.

"Kembali ke akar perjuangan, perkuat ekonomi. Dengan ekonomi yang kuat, umat menjadi sejahtera, dihormati, disegani, dan mampu mewujudkan peran sebagai rahmatan lil 'alamin," pungkasnya.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads