4 Titik Karhutla Masih Membara di Jatim, Water Bombing Belum Dilakukan

4 Titik Karhutla Masih Membara di Jatim, Water Bombing Belum Dilakukan

Faiq Azmi - detikJatim
Selasa, 20 Okt 2026 20:45 WIB
Karhutla di Jatim masih membara namun BPBD Jatim belum bisa menggunakan pemadaman dengan water bombing
Karhutla di Jatim masih membara namun BPBD Jatim belum bisa menggunakan pemadaman dengan water bombing (Foto: Dok. Istimewa)
Surabaya -

Empat titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih membara di Jawa Timur (Jatim). Water bombing masih belum bisa dilakukan untuk memadamkan karhutla di Jatim.

"Water bombing belum dilakukan, sebab helikopter masih fokus menangani karhutla di Kalimantan," kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto kepada detikJatim, Selasa (20/10/2026).

Data dari BPBD Jatim, 4 titik karhutla berada di Gunung Bromo, Gunung Arjuno, Gunung Sigira di wilayah Tahura R Soerjo, serta di kawasan Gunung Argupuro Situbondo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gatot mengatakan saat ini karhutla di Gunung Bromo telah padam. Namun masih terpantau kepulan asap di wilayah Penanjakan.

"Karhutla di Bromo di area Bukit Kembang, sisi timur Mentigen (Bukit Kembang Puncak Sari dan Pusung Lingker) sudah padam. Namun masih ada kepulan asap di wilayah penanjakan. Saat ini aktivitas masyarakat sekitar tidak terdampak secara langsung," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Gatot membeberkan luasan wilayah yang terbakar di kawasan Gunung Bromo yakni 75,37 Hektare (Ha).

"Personel BPBD Jatim, BPBD Probolinggo, dan BPBD Pasuruan melanjutkan pemantauan perkembangan titik api dan berkoordinasi dengan perangkat desa setempat.Tim Gabungan saat ini melakukan pembasahan di wilayah Penanjakan," jelasnya.

Selanjutnya, untuk karhutla di atas Surga Cendono, kawasan Gunung Sigiran Mojokerto masih dilakukan pemadaman. Jarak titik api dari permukiman warga sekitar 5 sampai 6 Km dan aktivitas masyarakat sekitar tidak terdampak secara langsung.

"Hari ini, tim gabungan melakukan pemantauan di sepanjang perbatasan Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Mojokerto. Berdasarkan hasil pemantauan, arah pergerakan api mengarah ke wilayah Mojokerto. Titik api masih berada di area lereng dan punggungan bukit yang sulit dijangkau oleh tim gabungan, sehingga penanganan di lokasi tersebut menghadapi kendala akses," jelasnya.

"Upaya BPBD Jatim, Tahura dan BPBD Mojokerto melanjutkan pemantauan perkembangan titik api serta berkoodinasi dengan pihak terkait," tambahnya.

Gatot kemudian membeberkan kondisi karhutla di wilayah Gunung Arjuno-Welirang, Pasuruan. Api masih membara dan meluas.

"Jarak titik api dari permukiman warga sekitar 2 sampai 3 akm dan aktivitas masyarakat sekitar tidak terdampak secara langsung. Saat ini, titik api masih terpantau di Puncak Cemoro Mencil dan Puncak Limas, Kabupaten Pasuruan. Api juga terpantau bergerak ke arah selatan menuju wilayah Singosari, Kabupaten Malang," jelasnya.

"Sementara itu, di wilayah Petungombo, Desa Tambaksari, Kabupaten Pasuruan, api telah merembet ke area perkebunan warga. Saat ini, tim gabungan melakukan pembuatan sekat bakar (ilaran) di Puncak Cemoro Mencil dan wilayah Puncak Limas untuk mencegah api merembet ke area sekitarnya," tambahnya.

Sementara itu, karhutla di Gunung Argopuro Situbondo masih membara. Personel BPBD Jatim dan Situbondo masih berusaha melakukan pemadaman.

"Kondisi saat ini masih terpantau titik api di wilayah Gunung Argopuro. Jarak titik api dari permukiman warga sekitar 15 sampai 20 Km dan aktivitas masyarakat sekitar tidak terdampak secara langsung," jelasnya.

"Tim gabungan melanjutkan pemantauan dari jarak jauh karena lokasi titik api yang sulit dijangkau. Kendalanya titik api berada di daerah terjal dan sulit dijangkau, BPBD Jatim dan Tim BKSDA Jawa Timur melanjutkan pemantauan perkembangan titik api," tandasnya.



(faa/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads