Seekor kukang ditemukan lemas dengan sebagian bulu hangus setelah diduga tersengat listrik pada trafo milik PT PLN (Persero) di Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Insiden pada Kamis (15/10/2026) malam itu menyebabkan gangguan listrik di tiga kecamatan.
Pemadaman berlangsung sekitar 1,5 jam dan berdampak pada sebagian wilayah Kecamatan Genteng, Songgon, dan Sempu.
Kepala Dusun (Kadus) Cangaan, Suhadak mengatakan, warga sempat mendengar suara dentuman keras dari arah jaringan listrik sebelum aliran listrik padam total.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sempat ada ledakan, kemudian hewannya itu jatuh. Warga awalnya tidak tahu hewan apa karena bentuknya terlihat asing," ujar Suhadak saat dikonfirmasi, Sabtu (17/10/2026).
Koordinator Teknik PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Genteng, Yanu Bromo, membenarkan insiden satwa yang diduga tersengat jaringan listrik tersebut menjadi pemicu gangguan pasokan listrik.
Petugas gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk memeriksa jaringan, melakukan isolasi, serta memperbaiki komponen pengaman yang dilaporkan meleleh dan rusak akibat korsleting.
"Kami langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan tindakan perbaikan dan isolasi jaringan agar pemadaman tidak memakan waktu lebih lama. Kami juga memastikan material lainnya masih dalam kondisi bagus dan layak pakai sebelum menormalkan kembali aliran listrik," jelas Yanu.
Setelah dilakukan perbaikan, pasokan listrik di tiga kecamatan tersebut kembali normal sekitar pukul 21.00 WIB.
Sementara itu, kukang yang menjadi korban insiden tersebut berhasil diamankan dan dievakuasi oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Sektor Genteng untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Diketahui, kukang merupakan satwa nokturnal yang aktif pada malam hari dan dapat memanfaatkan pepohonan maupun jalur lain di sekitarnya untuk berpindah tempat.
