Cara Cek Desil Bansos yang Cair Oktober 2026

Cara Cek Desil Bansos yang Cair Oktober 2026

Fathir Rofi - detikJatim
Sabtu, 17 Okt 2026 14:00 WIB
Ilustrasi cek desil bansos Kemensos.
Ilustrasi cek desil bansos Kemensos. Foto: Gemini AI
Surabaya -

Cara cek desil bantuan sosial (bansos) Oktober 2026 dapat dilakukan secara online hanya dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP melalui laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos).

Melalui pengecekan ini, masyarakat dapat mengetahui apakah keluarganya masuk ke dalam kelompok desil 1, 2, 3, 4, atau kelompok desil lainnya dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Informasi desil penting diketahui karena menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menentukan sasaran bansos, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Lantas, bagaimana cara cek desil Oktober 2026 lewat ponsel dan apa arti dari desil 1 sampai 10?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara Cek Desil Bansos Oktober 2026

Masyarakat dapat memeriksa desil melalui situs resmi pengecekan bansos Cek Bansos Kemensos. Berikut langkah-langkah pengecekan desil bansos secara online.

ADVERTISEMENT
  • Buka laman resmi pencarian bansos di https://cekbansos.kemensos.go.id.
  • Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai yang tercantum pada KTP.
  • Ketik kode captcha verifikasi yang muncul di layar monitor.
  • Klik tombol "Cari Data" untuk memulai proses pencarian.
  • Tunggu beberapa saat hingga sistem menampilkan hasil pencarian informasi yang tercatat di DTSEN, termasuk kelompok desil keluarga.

Selain melalui situs website, masyarakat juga dapat memeriksa desil keluarga menggunakan aplikasi Cek Bansos Kemensos yang tersedia di Google Play Store dan App Store.

Desil 1-10, Mana yang Bisa Menerima Bansos?

Setelah mengetahui cara pengecekan, masyarakat juga perlu memahami arti angka desil yang tertera pada hasil pencarian. Desil merupakan sistem pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial ekonomi yang tercatat dalam DTSEN.

Secara umum, penduduk dibagi ke dalam 10 kelompok desil, di mana semakin kecil angka desil, semakin rendah pula tingkat kesejahteraan keluarga tersebut. Berikut gambaran kelompok desil 1 sampai 10.

  • Desil 1: Kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
  • Desil 2: Kelompok kategori keluarga miskin.
  • Desil 3: Kelompok kategori keluarga hampir miskin.
  • Desil 4: Kelompok kategori keluarga rentan miskin.
  • Desil 5: Kelompok kategori keluarga menuju kelas menengah.
  • Desil 6 hingga 10: Kelompok keluarga dengan tingkat kesejahteraan menengah hingga lebih tinggi.

Dalam penyaluran sejumlah program bansos, keluarga yang masuk ke dalam kelompok desil 1 sampai 4 menjadi prioritas utama. Kendati demikian, masuk dalam desil 1-4 tidak berarti keluarga tersebut otomatis mendapatkan bansos.

Pemerintah tetap mempertimbangkan persyaratan masing-masing program, hasil verifikasi dan validasi di lapangan, serta penetapan data penerima yang sah. Dengan demikian, warga yang tercatat pada desil 1, 2, 3, atau 4 belum tentu langsung menerima bantuan PKH maupun BPNT.

Bagaimana Cara Mengubah Desil?

Hasil pengecekan desil juga dapat dimanfaatkan untuk memastikan apakah data kesejahteraan keluarga sudah sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Apabila angka desil yang muncul dinilai tidak akurat atau tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui kantor desa/kelurahan atau dinas sosial setempat.

Pengajuan perbaikan data juga bisa dilakukan secara mandiri melalui fitur yang tersedia di dalam aplikasi Cek Bansos Kemensos sesuai mekanisme yang berlaku. Pemutakhiran data sangat diperlukan jika terjadi perubahan kondisi ekonomi, jumlah anggota keluarga, atau faktor lain yang mempengaruhi tingkat kesejahteraan.

Perlu dicatat bahwa pengajuan pembaruan tidak serta-merta langsung mengubah angka desil, sebab data yang diajukan harus melalui proses pemeriksaan dan verifikasi resmi terlebih dahulu.

Dengan mengetahui posisi desil keluarga, masyarakat dapat memantau status kesejahteraan sosial dalam DTSEN sekaligus mencermati informasi penyaluran bansos dari pemerintah secara transparan.

Bansos yang Cair Oktober 2026

Memasuki Oktober 2026, sejumlah program bantuan pemerintah memasuki periode penyaluran tahap akhir tahun. Masing-masing program memiliki sasaran, mekanisme, dan jadwal penyaluran yang berbeda. Berikut beberapa bantuan yang perlu diketahui masyarakat pada Oktober 2026.

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin sesuai komponen penerima, seperti ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, lanjut usia, dan penyandang disabilitas berat.

Pada Oktober 2026, PKH memasuki tahap 4 dengan periode penyaluran Oktober-Desember. Dalam penentuan penerima, pemerintah memprioritaskan keluarga yang berada pada desil 1-4 dalam DTSEN. Meski demikian, penerima juga harus memenuhi kriteria komponen PKH dan ketentuan yang berlaku.

2. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)

Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau Program Sembako merupakan bantuan sosial untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan pangan. Besaran bantuannya Rp 200.000 per bulan atau Rp 600.000 apabila disalurkan sekaligus untuk tiga bulan.

Pada periode Oktober-Desember 2026, keluarga yang masuk desil 1-4 menjadi prioritas penerima BPNT. Penetapan penerima tetap mengacu pada DTSEN dan hasil pemutakhiran data pemerintah. Karena itu, masyarakat yang masuk kelompok desil tersebut perlu memeriksa status kepesertaannya melalui kanal resmi Kemensos.

3. Bantuan Pangan Beras

Bantuan pangan beras kembali dialokasikan untuk periode Oktober-Desember 2026. Pemerintah menargetkan bantuan kepada sekitar 33,2 juta penerima manfaat yang masuk desil 1-4 DTSEN.

Setiap penerima memperoleh 10 kg beras per bulan. Untuk alokasi tiga bulan, bantuan yang disiapkan mencapai 30 kg per penerima. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan dan jadwal distribusi di masing-masing wilayah.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads