Kawasan Gunung Arjuno-Welirang Kembali Terbakar

Kawasan Gunung Arjuno-Welirang Kembali Terbakar

Muhajir Arifin - detikJatim
Jumat, 16 Okt 2026 22:00 WIB
Kebakaran Gunung Arjuno-Welirang
Kebakaran Gunung Arjuno-Welirang. (Foto: Muhajir Arifin/detikJatim)
Pasuruan -

Kebakaran hutan kembali melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang di sejumlah titik Jumat (16/10) malam. Api bahkan terlihat jelas dari gerbang Tol Malang.

Kepala Resort 03 Pasuruan Tahura R. Soerjo Dhimas Caraka mengatakan, di Gunung Arjuno, titik api berkobar di Blok Gumandar. Lokasi berada pada ketinggian sekitar 2.100 Mdpl, asuk wilayah Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen.

Titik api di lereng Gunung Arjuno diketahui muncul sejak Kamis (15/10) sore. Kebakaran masih berkobar hingga kini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas Tahura bersama relawan kemudian bergerak menuju lokasi untuk memadamkan api melalui jalur darat. Total ada sebelas petugas, yaitu empat orang dari Tahura dan tujuh orang relawan.

ADVERTISEMENT

"Titik apinya besar. Proses pemadaman masih berlangsung via jalur darat," terang Dhimas.

Sementara itu, kebakaran di Gunung Ringgit berada di wilayah Perhutani. Administratur KPH Pasuruan, Munawar mengatakan, kebakaran masuk kawasan Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, di ketinggian 900 Mdpl.

"Petugas Perhutani bersama relawan masih melakukan upaya pemadaman di lokasi tersebut," terangnya.

Kepala Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Muhammad Hudan Dardiri menambahkan malam ini terpantau titik api di lokasi lain, yakni Bukit Nogo. Titik ini berada Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi pada ketinggian 900 Mdpl.

"Relawan Damkar Jatiarjo juga sudah naik untuk membantu pemadaman," ujarnya.

Menurut Dardiri, warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan yang berada di kaki Gunung Arjuno terpanggil untuk melakukan pemadaman. Mereka naik ke titik kebakaran yang ada di lereng gunung.

"Situasi darurat karhutla. Kami mohon semua RT se Desa Jatiarjo mengutus setidaknya 5 warga untuk ikut pemadaman api di Gunung Ringgit dan Arjuno. Ada 42 RT di desa kami," kata Dardiri, Jumat (16/10/2026).

Dardiri berharap para relawan bisa menahan agar api tidam terus meluas. Titik sasaran yang harus diamankan antara lain Blok Langkahan, Pos Contong, Curah Lumut, Putuk modot.

"Malam ini yang sudah berangkat 60 orang, sisanya nyusul besok pagi. Sasaran ke Arjuno dan Ringgit," tandasnya.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads