Jawa Timur memiliki tujuh gunung api aktif yang tersebar di sejumlah wilayah, mulai dari Semeru, Bromo, hingga Ijen. Tingkat aktivitas gunung api tersebut terbagi menjadi empat level, yakni Normal, Waspada, Siaga, dan Awas.
Memahami perbedaan status serta langkah mitigasi bencana gunung api penting bagi masyarakat dan wisatawan agar dapat mengurangi risiko ketika aktivitas vulkanik meningkat.
7 Gunung Berapi Aktif dan Level Status
Jawa Timur memiliki sejumlah gunung api aktif yang aktivitasnya dipantau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa di antaranya menjadi destinasi wisata dan pendakian, seperti Gunung Bromo, Semeru, Ijen, dan Raung. Berikut daftar gunung berapi di Jawa Timur yang masih aktif beserta levelnya.
- Gunung Ijen: Level I (Normal)
- Gunung Kelud: Level I (Normal)
- Gunung Arjuno-Welirang: Level I (Normal)
- Gunung Lamongan: Level I (Normal)
- Gunung Bromo: Level II (Waspada)
- Gunung Raung: Level II (Waspada)
- Gunung Semeru: Level III (Siaga)
Cara Mitigasi
Masyarakat yang tinggal di sekitar gunung api maupun wisatawan perlu memahami langkah mitigasi untuk mengurangi risiko ketika aktivitas vulkanik meningkat. Beberapa langkah yang dapat dilakukan meliputi sebagai berikut.
- Pantau informasi resmi.
- Hindari wilayah berbahaya.
- Kenali jalur evakuasi.
- Menyiapkan peralatan darurat.
- Ikuti arahan petugas.
- Waspada bahaya sekunder.
Status Gunung Berapi Dapat Berubah
Status aktivitas gunung api bukan kondisi yang tetap. Hasil pemantauan kegempaan, perubahan visual, dan parameter vulkanologi lainnya dapat menjadi dasar untuk mengevaluasi status serta rekomendasi keselamatan.
Karena itu, masyarakat dan wisatawan tidak cukup hanya mengetahui status gunung api dari berita yang terbit sebelumnya. Informasi terbaru dari PVMBG dan instansi berwenang tetap perlu diperiksa sebelum beraktivitas di kawasan gunung api.
(irb/hil)
